Koalisi Rakyat Banten Gelar Aksi di Tugu Mauk, Tokoh :Tolak PIK 2 Selamatkan Tanah Leluhur

- Penulis

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Rakyat Banten Gelar Aksi di Tugu Mauk, Tokoh :Tolak PIK 2 Selamatkan Tanah Leluhur

GarudaXpose.com KABUPATEN TANGERANG -Di momen hari pahlawan, demonstrasi yang bertajuk “Selamatkan Tanah Leluhur” digelar Koalisi Rakyat Banten di Tugu Mauk, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/10)

Ratusan massa yang menolak proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 memenuhi kawasan perempatan Tugu Mauk depan Koramil 09/Mauk sejak siang hari. Mereka menyuarakan penolakan atas proyek reklamasi yang dianggap merampas tanah rakyat dan merugikan masyarakat pesisir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi awalnya kondusif di bawah pengawasan ketat aparat gabungan Polresta Tangerang, TNI, dan Satpol PP. Namun, ketegangan muncul saat kelompok warga yang mengaku sebagai penduduk asli Mauk datang dan menolak aksi tersebut. Adu mulut dan lemparan botol sempat terjadi, tetapi berhasil cepat diredam petugas di lapangan.

Terlihat adanya mantan Ketua KPK, Abraham Samad saat melakukan orasi yang diketahui ingin dibenturkan oleh warga setempat.

“Kami berdemo di sini dengan izin resmi dan dilindungi undang-undang. Kalau ada pihak lain yang ingin dibenturkan dengan kami, itu tidak layak,” tegas Abraham Samad lantang dari atas mobil komando aksi, Senin (10/11) kemarin

Tokoh Nasional Turun ke Jalan.

Aksi ini menarik perhatian publik karena dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Abraham Samad (mantan Ketua KPK), Said Didu (mantan Sekjen BUMN), Pengacara Khozinudin, Kholid Miqdar (Alumni UI), serta tokoh veteran TNI yang turut memberikan orasi dukungan.

” Saya warga pribumi yang hanya ingin memperjuangkan masyarakat tertindas akibat oligarki tanah. Ini perjuangan nurani,” ujar Kholid Miqdar

Pengamanan Super Ketat.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A., S.H., S.I.K., M.M., M.Si. memimpin langsung apel pengamanan. Sebanyak 325 personel gabungan diterjunkan, termasuk satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Dalmas Polda Banten serta dukungan dari Kodim 0510/Tigaraksa dan Koramil Mauk yang dikomandoi Letkol Inf. Yudho Setyono.

” Kami menurunkan 500 personel karena hari ini ada dua kegiatan besar — aksi unjuk rasa dan istighosah. Alhamdulillah semua berjalan kondusif,” ujar Kapolresta Tangerang kepada jurnalis.

Aksi Simbolis dan Sepultura Tugu Mauk.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Aksi Anton Hadyatman membacakan “Sepultura Tugu Mauk” atau Sepuluh Tuntutan Rakyat, di antaranya penghentian proyek PIK 2, pengembalian tanah rakyat, dan penegakan hukum terhadap dugaan perampasan lahan.

” Aksi ini lambang perlawanan rakyat. Kami berharap Presiden Prabowo Subianto mendengar suara masyarakat kecil,” teriak salah satu orator di tengah kerumunan.

Adu Massa Pro dan Kontra PIK 2.

Sekitar pukul 14.00 WIB, ratusan massa Pro PIK 2 dipimpin Ajis dan Bonet datang ke lokasi dengan spanduk dukungan terhadap pembangunan proyek tersebut. Kedua kubu sempat berhadapan, namun Wakapolresta Tangerang beserta jajaran cepat mengambil langkah preemtif dan preventif untuk mencegah bentrok.

Kami imbau semua pihak menahan diri dan tidak terpancing emosi. Prioritas kami menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Wakapolresta Tangerang di lokasi.

Berakhir Tertib dan Kondusif.

Menjelang sore, massa aksi menutup kegiatan dengan deklarasi tuntutan dan doa bersama. Aksi selesai pukul 16.26 WIB, seluruh peserta membubarkan diri dengan tertib*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Letkol Inf Apit Yulianto Resmi Menjabat Danyonif 509/Balawara Yudha Kostrad
Antisipasi Ancaman di Lingkungan Pendidikan, Polres Probolinggo Luncurkan Satgas Pre-Emptive Strike
Masuki Tahap Akhir Budidaya, Lahan Jagung 15 Hektare di Muneng Kidul Siap Panen Akhir November
Letkol Inf Apit Yulianto Condromowo-44 Jabat Komandan Yonif 509/BY Kostrad
Plt Kasihumas Polres Probolinggo Buka Suara, Penanganan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Tetap Berlanjut
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Tinjau Pembangunan RTLH Milik Ibu Misti
Sinergi Pemerintah, TNI dan Masyarakat Perkuat Aksi Nyata Pelestarian Danau Batur
Panen Raya Padi, Kodim 0506/Tgr Wujudkan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:06 WIB

Letkol Inf Apit Yulianto Resmi Menjabat Danyonif 509/Balawara Yudha Kostrad

Senin, 2 November 2026 - 05:59 WIB

Antisipasi Ancaman di Lingkungan Pendidikan, Polres Probolinggo Luncurkan Satgas Pre-Emptive Strike

Senin, 2 November 2026 - 05:49 WIB

Masuki Tahap Akhir Budidaya, Lahan Jagung 15 Hektare di Muneng Kidul Siap Panen Akhir November

Minggu, 1 November 2026 - 11:47 WIB

Letkol Inf Apit Yulianto Condromowo-44 Jabat Komandan Yonif 509/BY Kostrad

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Plt Kasihumas Polres Probolinggo Buka Suara, Penanganan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Tetap Berlanjut

Berita Terbaru