Garudaxpose.com | Probolinggo – Kreativitas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik mendapat apresiasi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur.
Apresiasi tersebut diberikan atas dedikasi Satlantas Polres Probolinggo dalam membangun citra positif Polantas melalui penyajian konten-konten humanis di media sosial.
Penghargaan itu menjadi bagian dari rangkaian momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Satlantas ke-71. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital dimanfaatkan jajaran kepolisian untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Konten yang disajikan Satlantas Polres Probolinggo tidak hanya berisi informasi mengenai aturan dan keselamatan berlalu lintas. Berbagai aktivitas personel di lapangan juga dikemas dengan pendekatan humanis agar masyarakat dapat melihat sisi pelayanan Polantas secara lebih dekat.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ali Rifqi Mubarok, Selasa (22/09/2026), menyampaikan bahwa penghargaan dari Ditlantas Polda Jatim menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya seluruh personel dalam membangun komunikasi positif dengan masyarakat melalui media sosial.
“Bagi kami, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja bersama seluruh anggota. Media sosial kami manfaatkan bukan hanya untuk menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat,” ujar AKP Ali Rifqi Mubarok.
Ia mengatakan, kehadiran Polantas di ruang digital harus mampu memberikan informasi yang bermanfaat sekaligus mencerminkan pelayanan kepolisian yang ramah dan humanis.
Menurutnya, masyarakat saat ini semakin banyak memperoleh informasi melalui platform media sosial. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi kepolisian untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas secara lebih cepat dan mudah dipahami.
“Pesan-pesan terkait lalu lintas perlu dikemas dengan bahasa dan penyajian yang mudah diterima masyarakat. Karena itu, kami berusaha menghadirkan konten yang informatif, edukatif dan tetap humanis,” jelasnya.
AKP Ali menambahkan bahwa konten humanis juga menjadi sarana untuk memperlihatkan berbagai bentuk pelayanan anggota kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui tugas Polantas dari sisi penegakan hukum, tetapi juga memahami peran anggota dalam memberikan perlindungan dan pelayanan.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun komunikasi dua arah. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat memberikan respons, masukan, maupun pertanyaan melalui kanal media sosial yang tersedia.
“Kami ingin media sosial menjadi sarana komunikasi yang terbuka. Ketika masyarakat memberikan pertanyaan atau masukan, itu juga menjadi bahan bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan,” kata AKP Ali.
Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diterima tidak akan menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Sebaliknya, apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi jajaran Satlantas Polres Probolinggo untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik.
Terlebih, tantangan keselamatan berlalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana pesan yang kami sampaikan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan ikut mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Probolinggo terus berupaya mengembangkan pola penyampaian informasi yang menyesuaikan karakteristik pengguna media sosial. Materi edukasi dikemas secara lebih komunikatif agar pesan keselamatan tidak terasa monoton.
Momentum HUT Satlantas ke-71 pun menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Transformasi komunikasi melalui media sosial menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut.
AKP Ali berharap penghargaan dari Ditlantas Polda Jatim dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik, baik secara langsung maupun melalui ruang digital.
“Kami akan terus berusaha menghadirkan konten-konten yang positif, edukatif dan humanis. Harapannya, keberadaan Polantas semakin dekat dengan masyarakat dan komunikasi yang terbangun semakin baik,” pungkasnya.
Dengan penghargaan tersebut, Satlantas Polres Probolinggo menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi bagian dari strategi komunikasi kepolisian dalam menyampaikan edukasi sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Melalui pendekatan humanis dan pemanfaatan media digital secara konsisten, jajaran Satlantas Polres Probolinggo berupaya menghadirkan wajah pelayanan Polantas yang komunikatif, edukatif dan dekat dengan masyarakat. (Septyan)















