Angin Kencang Saat Kebakaran Bambu di Perumahan Bogowonto, Damkar Probolinggo Langsung Bergerak

- Penulis

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Kobaran api membakar barongan atau rumpun pohon bambu di belakang rumah warga kawasan Perumahan Bogowonto, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Selasa (15/9/2026) petang.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran lantaran lokasi kebakaran berada di lingkungan perumahan. Selain itu, kondisi cuaca cerah yang disertai angin kencang berpotensi membuat api lebih cepat menjalar ke bagian lain.

Laporan kebakaran diterima Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo pada pukul 17.15 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh Nurul Puwantoro, PTI Damkar Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Damkar Kota Probolinggo Dwi Arianto S.Sos., MM mengatakan, petugas tidak menunggu lama setelah menerima laporan. Satu unit FireTruck 02 langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 17.17 WIB.

“Petugas langsung kami berangkatkan setelah menerima informasi. Kami berupaya agar api segera ditangani, terutama karena lokasinya berada di belakang rumah warga dan kondisi angin cukup kencang,” kata Dwi Arianto.

Armada Damkar menempuh jarak sekitar empat kilometer menuju lokasi. Petugas tiba pada pukul 17.27 WIB, sehingga waktu respons sejak armada berangkat tercatat sekitar 10 menit.

Setibanya di lokasi, Regu 3 langsung melakukan tindakan pemadaman terhadap barongan bambu yang terbakar. Petugas juga melakukan pengawasan terhadap lingkungan sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan api merambat akibat hembusan angin.

Dwi menjelaskan, kebakaran vegetasi seperti rumpun bambu perlu segera ditangani karena material yang kering dapat membuat api berkembang dengan cepat. Karena itu, petugas tidak hanya berfokus pada titik api utama, tetapi juga melakukan pembasahan di area sekitarnya.

“Penanganan kami lakukan secara langsung pada titik yang terbakar dan dilanjutkan dengan pembasahan. Tujuannya untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali memunculkan api,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, Regu 3 mendapatkan dukungan dari TRIGUS Regu 2 dan tiga personel Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR). Sementara Nurul Puwantoro yang menjadi pemberi informasi juga turut membantu memberikan informasi kondisi awal kepada petugas.

Keterlibatan sejumlah personel tersebut membuat proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih optimal. Petugas secara bertahap berhasil mengendalikan kobaran api hingga kondisi kebakaran dinyatakan terkondisikan sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendinginan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tidak terdapat bara api yang masih tersembunyi di antara rumpun bambu.

“Yang paling penting setelah api padam adalah memastikan tidak ada titik panas yang tertinggal. Kami lakukan pengecekan dan pendinginan sampai situasi benar-benar aman,” ujar Dwi.

Sekitar pukul 19.10 WIB, penanganan kebakaran dinyatakan selesai dan lokasi berada dalam kondisi kondusif. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Dwi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar, khususnya ketika terdapat tanaman atau material kering yang mudah terbakar. Ia juga meminta warga tidak melakukan pembakaran sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api di dekat material mudah terbakar. Kalau menemukan kebakaran, segera laporkan supaya bisa ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

Menurut Dwi, kecepatan laporan dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas dapat menuju lokasi dan mencegah api berkembang lebih luas.

Kebakaran barongan bambu di Perumahan Bogowonto tersebut akhirnya berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban. Petugas memastikan area sekitar aman sebelum mengakhiri proses penanganan dan meninggalkan lokasi. (septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal
129 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Dicari, Operasi SAR Diperluas hingga Perairan Kalteng
Bakar Sampah Picu Kebakaran Lahan di Mangunharjo, Damkar Probolinggo Langsung Turun
Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Mulai Datangi Posko di Pelabuhan Tanjung Perak
Polri Kerahkan Tiga Kapal Polisi dan Dukungan Udara Cari Korban KM Virgo Transport 8
Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon
Erupsi Gunung Semeru: Tinggi Kolom Abu Capai 300 Meter, Warga Imbau Jauhi Radius Berbahaya
Polsek Pasrujambe dan TNBTS Buka Suara Soal Isu Empat Titik Karhutla di Lumajang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:40 WIB

Angin Kencang Saat Kebakaran Bambu di Perumahan Bogowonto, Damkar Probolinggo Langsung Bergerak

Selasa, 15 September 2026 - 10:13 WIB

PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal

Selasa, 15 September 2026 - 02:36 WIB

129 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Dicari, Operasi SAR Diperluas hingga Perairan Kalteng

Senin, 14 September 2026 - 17:27 WIB

Bakar Sampah Picu Kebakaran Lahan di Mangunharjo, Damkar Probolinggo Langsung Turun

Minggu, 13 September 2026 - 19:40 WIB

Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Mulai Datangi Posko di Pelabuhan Tanjung Perak

Berita Terbaru