Garudaxpose.com | Banten — Calon peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 28 mengikuti kegiatan Pra-UKW secara daring melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Pembekalan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, meliputi Banten, Sumatera Selatan, hingga Kepulauan Riau.
Dalam sesi bertajuk “PWI” tersebut, para peserta tampak mengikuti pemaparan materi dengan khidmat. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini dimoderatori oleh Aat Surya S, dengan menghadirkan narasumber Ahmed Kurnia Soeriawidjaja (Pemimpin Umum Media BUMN Track serta mantan wartawan TEMPO, The Jakarta Post, Media Indonesia, dan InfoPublik.id) serta Saibansah Dardani.
Dalam pemaparannya, para narasumber menegaskan bahwa materi ujian akan meliputi prinsip dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik, teknik wawancara, serta teknik penulisan berita. Lebih lanjut, materi pembekalan juga diperkaya dengan pembahasan mendalam mengenai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang mencakup empat pilar utama: asas demokratis, asas moralitas, asas profesionalitas, dan asas supremasi hukum. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai tiga hak istimewa dalam ekosistem jurnalistik (Hak Tolak, Hak Jawab, dan Hak Koreksi) serta Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pra-UKW ini merupakan syarat penting dan tahap awal bagi wartawan untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari PWI sekaligus pengakuan resmi dari Dewan Pers. Pembekalan ini diharapkan mampu memantapkan kesiapan seluruh peserta menjelang pelaksanaan ujian yang direncanakan digelar di lingkungan Polda Banten. Para peserta diingatkan untuk fokus menguasai pengetahuan dasar jurnalistik sebagai fondasi utama. Semoga seluruh peserta lulus dan mendapatkan pengakuan kompetensi dengan hasil yang memuaskan.












