Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke “TUMPAK SEWU” Tembus 600 hingga 700 Orang Per Hari, Dongkrak Pajak Daerah Tembus Rp240 Juta Per Bulan

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang — Destinasi wisata Air Terjun Tumpak Sewu di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencatatkan peningkatan pesat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Kenaikan jumlah turis asing tersebut berdampar signifikan pada penerimaan pajak daerah yang kini menembus angka Rp240 juta per bulan.

​Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan bahwa pembenahan tata kelola dan manajemen pariwisata menjadi kunci utama lonjakan pendapatan tersebut.

Pada awal masa jabatannya, penerimaan pajak dari sektor pariwisata Tumpak Sewu hanya berada di kisaran Rp1 juta per bulan.
​”Ketika saya sebulan menjadi bupati, saya cek masih Rp1 juta sebulan dari pajak wisata Tumpak Sewu saja. Kemudian kita perbaiki tata kelolanya, kita perbaiki manajemennya, dan kemarin sudah Rp240 juta sebulan,” ujar Indah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kawasan wisata di wilayah Pronojiwo ini mencatat tren kunjungan harian yang solid:​Wisatawan Mancanegara (Weekday): Mencapai 600 hingga 700 orang per hari, dengan sekitar 50 persen di antaranya mendominasi dari pasar Tiongkok (China).

​Wisatawan Domestik (Weekend): Melonjak hingga lebih dari 1.000 pengunjung per hari pada akhir pekan.

​Pertumbuhan aktivitas pariwisata ini memperkuat ekosistem ekonomi daerah melalui efek pengganda (multiplier effect), mencakup jasa transportasi lokal (ojek), perparkiran, pemandu wisata, hingga pelaku UMKM produk oleh-oleh.

Kinerja sektor pariwisata turut menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lumajang yang tercatat berada di level 5,89 persen pada triwulan I.

​Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga mendorong akselerasi digitalisasi keuangan daerah. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia dan Bank Jatim, pemkab menerapkan elektronifikasi transaksi retribusi daerah serta memperluas penggunaan QRIS bagi para pelaku UMKM.

Pembenahan infrastruktur pendukung di pusat kota, seperti revitalisasi Alun-Alun Lumajang dan penataan trotoar pejalan kaki, turut disiapkan guna memperkuat daya saing ekonomi berbasis ruang publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai
Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya
Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi
Info Buleleng, Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Bangunan Vila di Areal Hutan Desa Pejarakan
Daya Tarik Air Terjun Kapas Biru Pronojiwo Mulai Pikat Wisatawan Mancanegara
Polisi dan TNI Pantau Wisatawan di Dasar Tumpak Sewu, Antisipasi Pungli
Ijen Geopark Run 2026 Dimulai, 839 Pelari Berbagi Daerah Susuri Pesona Alam Gunung Ijen
Meriah!, Pemdes Sumbermujur Gelar Karnaval HUT ke-81 RI, Polisi bersama TNI dan SKD Amankan Jalannya Kegiatan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 05:39 WIB

Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai

Sabtu, 26 September 2026 - 08:09 WIB

Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya

Selasa, 15 September 2026 - 05:46 WIB

Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 12 September 2026 - 06:38 WIB

Info Buleleng, Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Bangunan Vila di Areal Hutan Desa Pejarakan

Jumat, 11 September 2026 - 00:59 WIB

Daya Tarik Air Terjun Kapas Biru Pronojiwo Mulai Pikat Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru