Najib Atamimi : Jangan Lupakan Jasa Soeharto, Saatnya Beri Gelar Pahlawan Nasional

- Penulis

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jakarta -Tokoh nasional Najib Atamimi menegaskan bahwa almarhum Presiden Soeharto layak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional atas jasa besarnya dalam membangun bangsa Indonesia selama lebih dari tiga dekade kepemimpinannya.

Najib mengungkapkan, pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie, dirinya bersama sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Masyhur Effendi dan Dr. Mukti Fajar pernah mengambil langkah berani untuk meluruskan berbagai tuduhan korupsi yang ditujukan kepada Soeharto.

“Tuduhan-tuduhan itu dulu begitu ramai dibicarakan publik, terutama oleh beberapa tokoh seperti Pak Amien Rais, Pak Matori Abdul Djalil, dan Pak Nurcholish Madjid. Namun setelah ditelusuri, tidak ada bukti konkret yang bisa menunjukkan di mana, apa, dan berapa jumlah korupsinya,” ujar Najib, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk komitmen mencari kebenaran, Najib bersama rekan-rekannya menginisiasi Seminar Nasional bertajuk “Indonesia Mufakat: Soeharto” di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jenderal Yunus Yusfiyah, Samsu Jalal, serta perwakilan dari Kejaksaan Agung.

“Kami juga sudah mengundang pihak-pihak yang menuduh untuk hadir, tapi mereka tidak datang meskipun sempat menyatakan kesediaan,” tutur Najib.

Menurut Najib, hasil seminar tersebut tidak menemukan satu pun bukti yang menguatkan tuduhan korupsi terhadap Presiden Soeharto. Sebaliknya, fakta yang muncul menunjukkan kiprah Soeharto dalam membangun pondasi ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa Indonesia.

Kini, di tengah wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, Najib menilai sudah saatnya bangsa Indonesia memberikan penghargaan itu secara objektif.

“Kalau ingin menilai kesempurnaan, mana ada presiden yang sempurna sejak Indonesia merdeka. Tapi jasa-jasa Pak Harto harus diingat, terutama dalam pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Sudah waktunya beliau dihargai sebagai Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Najib berharap pemerintah dan masyarakat dapat menilai sejarah secara adil, dengan mengakui kontribusi besar Presiden Soeharto terhadap kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan
Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan
Menteri Nusron: Pemerintah Kuasai Kembali Jutaan Hektare Kawasan Hutan dari Praktik Penyalahgunaan
Bahas Penyelesaian Permasalahan Tanah dalam Kawasan Hutan Bersama Tim Pansus DPR RI, Menteri Nusron: Tak Terlepas dari Reforma Agraria
MK Tegaskan Perlindungan Konstitusional Pers: Wartawan Tak Dapat Dijerat Pidana atau Perdata atas Karya Jurnalistik
Putusan MK No.145 Wartawan Professional Tak Bisa Lagi Dipidana Atau Digugat Langsung
Menteri Nusron Tegaskan Kehadiran Negara Lindungi Hak Atas Tanah bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Kementerian ATR/BPN Raih Dua Piala Kategori Perorangan dan Beregu di Kejuaraan Bulutangkis KORPRI

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:08 WIB

Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:03 WIB

Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:44 WIB

Menteri Nusron: Pemerintah Kuasai Kembali Jutaan Hektare Kawasan Hutan dari Praktik Penyalahgunaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:34 WIB

Bahas Penyelesaian Permasalahan Tanah dalam Kawasan Hutan Bersama Tim Pansus DPR RI, Menteri Nusron: Tak Terlepas dari Reforma Agraria

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:48 WIB

MK Tegaskan Perlindungan Konstitusional Pers: Wartawan Tak Dapat Dijerat Pidana atau Perdata atas Karya Jurnalistik

Berita Terbaru

Uncategorized

Kondektur Bis ke Raja Bisnis: Kisah Inspiratif Muhadi Setiabudi

Minggu, 25 Jan 2026 - 04:14 WIB