Wakil Presiden Lira Desak Keseriusan Pemberantasan korupsi Stop Tebang Pilih

- Penulis

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |Jakarta – Wakil Presiden LSM LIRA, Syamsudin, S.H., menyoroti masih lemahnya komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menilai, upaya yang dilakukan selama ini belum menunjukkan kesungguhan nyata, bahkan cenderung berjalan setengah hati.

Menurut Syamsudin, persoalan korupsi kini tidak hanya terjadi pada pelaku di lingkar kekuasaan, tetapi juga telah menyentuh institusi penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberantas praktik koruptif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korupsi hari ini telah merambah dari pusat hingga ke daerah. Yang lebih mengkhawatirkan, bukan hanya pelakunya yang bermain, tetapi juga ada aparat penegak hukum yang bekerja setengah hati,” tegas Syamsudin.

Pernyataan itu disampaikan Syamsudin dalam Dialog Kebangsaan LIRANEWS bertajuk “Apa Kabar Pemberantasan Korupsi di Indonesia?” yang digelar di Kantor Redaksi LIRANEWS, Rabu (5/11/2025).

Dialog tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional, antara lain Uchok Sky Khadafi (Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis/CBA), Dr. Ir. Marwan Batubara, M.Sc. (Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies/IRESS), Miftah H. Yusufpati (Pemimpin Redaksi LIRANEWS), dengan Edy Mulyadi (Anggota Dewan Redaksi LIRANEWS) sebagai moderator.

Syamsudin mengungkapkan, praktik penegakan hukum terhadap kasus korupsi kerap berhenti di permukaan. Banyak pejabat di tingkat kementerian maupun daerah yang sebetulnya memiliki keterlibatan, namun proses hukum hanya menjerat segelintir pihak.

Kita sering melihat penegakan hukum yang tebang pilih. Ada kasus yang cepat diusut, ada pula yang sengaja dibiarkan menguap. Akibatnya, publik melihat pemberantasan korupsi seperti drama tahunan tanpa akhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsudin menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tidak tinggal diam menghadapi fenomena ini. Menurutnya, partisipasi publik dalam melaporkan dugaan korupsi merupakan kunci memperkuat kontrol sosial terhadap penyelenggaraan negara.

Masyarakat harus berani bersuara dan melaporkan setiap dugaan korupsi di lingkungannya. LIRA berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan pendampingan agar laporan masyarakat lebih terarah dan berdampak,” katanya.

Di akhir paparannya, Syamsudin menegaskan bahwa LSM LIRA akan tetap berada di garis depan dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas publik.

Kami tidak akan berhenti membongkar dugaan-dugaan korupsi, meski harus berhadapan dengan berbagai tantangan dan tekanan. Pemberantasan korupsi bukan hanya soal keberanian, tetapi juga soal moral dan tanggung jawab kebangsaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Temui Tiga Menteri, Pastikan Infrastruktur Bali Segera Dibangun
Gubernur Koster Sukses Perjuangkan Pembanguan Strategis Bali
Koster Perjuangkan Solusi Pengelolaan Sampah Jadi Listrik
Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya
Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik
Aliansi Nasabah Asuransi Indonesia Gelar Aksi Demontrasi
Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 01:34 WIB

Gubernur Koster Temui Tiga Menteri, Pastikan Infrastruktur Bali Segera Dibangun

Rabu, 22 April 2026 - 00:58 WIB

Gubernur Koster Sukses Perjuangkan Pembanguan Strategis Bali

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Koster Perjuangkan Solusi Pengelolaan Sampah Jadi Listrik

Rabu, 15 April 2026 - 17:33 WIB

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Rabu, 15 April 2026 - 17:30 WIB

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Berita Terbaru

Bali

Info Denpasar Soal Gepeng, Posyandu, APEKSI dan WHDI

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:43 WIB