Tao Toba Jou Jou 2026: Budaya, Pariwisata dan UMKM Bersatu, Transaksi Capai Rp6,05 Miliar

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, Samosir | Festival Tao Toba Jou Jou 2026 tidak sekadar menjadi panggung pelestarian budaya dan promosi pariwisata.

 

Kegiatan tersebut berlangsung digelar selama empat hari mulai tgl 6-9 Agustus 2026, di Segmen 5 Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, festival ini turut menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mengusung tema “Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi: Sinergi Penguatan Potensi Ekonomi Daerah untuk Akselerasi Pariwisata Danau Toba”, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Sibolga bersama Pemerintah Kabupaten Samosir dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Kepala Perwakilan (KpwBI) Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, mengatakan festival tahun ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari lembaga keuangan, Forkopimda, pelaku UMKM, asosiasi hingga komunitas.

 

 

Menurutnya, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, serta digitalisasi ekonomi dan keuangan.

 

“Festival ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat potensi ekonomi daerah, khususnya UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif serta digitalisasi ekonomi dan keuangan,” ujar Riza.

 

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Festival Tao Toba Jou Jou 2026 berlangsung selama empat hari. Perpanjangan durasi kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Danau Toba.

 

Perkuat Warisan Budaya Batak

 

Salah satu perhatian utama dalam festival tahun ini adalah penguatan warisan budaya dan wastra Batak.

 

Semangat kolaborasi diwujudkan melalui simbolisasi “Manompuk”, yakni prosesi tradisi menenun secara bersama-sama. Prosesi tersebut dilakukan pada pembukaan festival, 6 Agustus 2026, oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, S.T., bersama sejumlah pemangku kepentingan.

 

Simbolisasi tersebut kemudian disempurnakan melalui pemotongan benang terakhir pada puncak acara, 8 Agustus 2026.

 

Prosesi itu menjadi simbol bahwa pengembangan ekonomi daerah membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak.

 

Dari Budaya hingga UMKM

 

Festival Tao Toba Jou Jou 2026 juga menjadi wadah untuk mengintegrasikan berbagai potensi unggulan daerah dalam mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

 

Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian festival, di antaranya Parade Agrobudaya yang melibatkan perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir, Festival Ulos Boru Ni Raja, Festival Kopi Tana Para Raja, Pameran UMKM Boru Ni Raja, Payment System & Services Activation, Operasi Pasar Murah, kegiatan edukasi, Festival Budaya Batak, Festival Kuliner Batak, Festival Musik Batak hingga Samosir Run.

 

Samosir Run tahun ini juga mengalami peningkatan jumlah peserta sehingga memberikan pengalaman wisata yang semakin menarik bagi pengunjung.

 

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya mengangkat potensi budaya dan pariwisata, tetapi juga membuka ruang transaksi, promosi, perluasan pasar serta jejaring usaha bagi pelaku UMKM.

 

Transaksi UMKM Tembus Rp6,05 Miliar

 

Dampak ekonomi Festival Tao Toba Jou Jou 2026 terlihat dari nilai transaksi penjualan UMKM yang mencapai Rp6,05 miliar.

 

Transaksi tersebut berasal dari berbagai produk unggulan UMKM, mulai dari kopi, kuliner, makanan dan minuman olahan, fesyen hingga produk kriya.

 

Nilai transaksi tersebut turut didukung private preview Festival Ulos Boru Ni Raja serta kegiatan business matching dengan exclusive buyer pada Festival Kopi Tana Para Raja.

 

Tak hanya mendorong penjualan, festival tersebut juga membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

 

Melalui business matching antara perbankan dan pelaku UMKM, tercatat komitmen pembiayaan mencapai Rp1,17 miliar.

 

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Festival Tao Toba Jou Jou mulai memainkan peran yang lebih luas. Festival bukan hanya menjadi kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan pelaku usaha dengan pasar serta lembaga pembiayaan.

 

Orang nomor satu di wilayah Bank Indonesia Sibolga itu menegaskan Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan UMKM, ekonomi dan keuangan digital, serta pariwisata Danau Toba yang inklusif dan berkelanjutan.

 

“Melalui kolaborasi tersebut, Festival Tao Toba Jou Jou dan Samosir Run diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Danau Toba sekaligus memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

 

“Peningkatan aktivitas usaha, perluasan akses pasar, terbukanya peluang pembiayaan serta meningkatnya kunjungan wisatawan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” sambungnya.

 

Festival Tao Toba Jou Jou 2026 pun menjadi gambaran bahwa budaya, pariwisata dan UMKM dapat menjadi satu kekuatan ekonomi ketika dikembangkan melalui kolaborasi yang konsisten dan berkelanjutan.(dp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Badung Terkait Pasar Rakyat TP PKK Bali Libatkan 131 Pelaku Usaha
Pemprov Bali Gelar Aksi Bersih Sampah Plastik Serentak
Pukul 08.33 WIB, Kapolsek Semboro Laksanakan Cek Son Horeg di Desa Pondok Joyo: Jaga Ketertiban, Dilarang Minuman Keras
Terbalut Kain Basah, Bayi Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan Sipange
Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak
Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit
Gerakan Indonesia Asri, AZ Mustakim Gerindra Sasar Tempat Ibadah, Jalan Kumuh dan Got Mampet di Banjarsari
Kapolresta Banyuwangi Jenguk Bayi Kalibaru, Pastikan Perawatan dan Masa Depannya Terlindungi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Info Badung Terkait Pasar Rakyat TP PKK Bali Libatkan 131 Pelaku Usaha

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Pemprov Bali Gelar Aksi Bersih Sampah Plastik Serentak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Pukul 08.33 WIB, Kapolsek Semboro Laksanakan Cek Son Horeg di Desa Pondok Joyo: Jaga Ketertiban, Dilarang Minuman Keras

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit

Berita Terbaru

Bali

Pemprov Bali Gelar Aksi Bersih Sampah Plastik Serentak

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:51 WIB