Ada Cafe di Lingkungan Desa, Kades Pangkat Punya Misi: Serap Pengangguran dan Pemberdayaan Perempuan

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Desa Pangkat bersama Karang Taruna Desa Pangkat resmi membuka Cafe Desa Pangkat melalui acara tasyakuran yang digelar di area Lapangan GOR Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Sabtu (08/08/2026).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KNPI Kecamatan Jayanti beserta anggota, mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pangkat, serta sejumlah awak media yang tergabung dalam Media Center Jayanti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di balik pembukaan cafe tersebut, Pemerintah Desa Pangkat menyebut terdapat misi pemberdayaan masyarakat. Cafe diharapkan tidak hanya menjadi ruang berkumpul warga, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap.

 

Kepala Desa Pangkat, Sihabudin, mengatakan salah satu tujuan dibukanya Cafe Desa Pangkat adalah membantu menyerap tenaga kerja sekaligus memberikan ruang produktif bagi staf desa, khususnya kaum perempuan.

 

“Tujuannya untuk menyerap pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan tetap. Kami juga ingin memberdayakan staf desa, khususnya kaum perempuan. Setelah selesai menjalankan tugas di kantor desa, mereka bisa bekerja di cafe sehingga waktunya lebih produktif,” ujar Sihabudin.

 

Menurutnya, konsep tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong kegiatan ekonomi di tingkat desa.

 

Sementara itu, Anton, yang akrab disapa Alex Palet, selaku ketua karang taruna Desa Pangkat sekaligus ketua posbakum Desa Pangkat menjelaskan Cafe Desa Pangkat dibuka untuk masyarakat umum dan akan mulai beroperasi pada sore hari setelah aktivitas pelayanan pemerintahan desa selesai.

 

Tidak hanya menawarkan tempat bersantai, pengelola juga menyiapkan sejumlah makanan khas daerah, salah satunya leumeung, serta berbagai pilihan makanan dan minuman yang akan disesuaikan dengan selera masyarakat.

 

“Cafe Desa Pangkat dibuka untuk umum. Kami buka pada sore hari setelah tugas staf desa selesai. Kami akan menyajikan makanan khas daerah seperti leumeung dan menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen,” katanya.

 

Untuk menarik minat masyarakat, pengelola juga berencana menghadirkan musik akustik pada malam-malam tertentu.

 

“Kami ingin memberikan pelayanan yang memuaskan, sesuai konsep tongkrongan dan selera masyarakat di sini. Pada malam spesial, kami juga akan menghadirkan musik akustik dan sajian minuman. Tasyakuran ini intinya kami memohon agar diberikan keberkahan dan keselamatan untuk semuanya,” lanjut Anton.

 

Ia menambahkan, sebelum cafe dibuka, pihaknya terlebih dahulu melakukan briefing dan melibatkan tenaga ahli sebagai bagian dari persiapan pengelolaan usaha.

Jadi Ruang Nongkrong Anak Muda

 

Kehadiran Cafe Desa Pangkat juga mendapat respons positif dari mahasiswa KKN UNIBA yang sedang berada di tengah masyarakat Desa Pangkat.

 

Menurutnya, cafe tersebut dapat menjadi alternatif tempat berkumpul bagi anak-anak muda dan pelajar tanpa harus mencari tempat nongkrong hingga ke luar wilayah desa.

 

“Bagus juga diadakannya Cafe Desa Pangkat. Ini bisa menjadi tempat tongkrongan anak sekolah dan anak muda, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh mencari cafe karena di desanya sendiri sudah tersedia,” ujarnya.

 

Dengan konsep tersebut, Cafe Desa Pangkat diharapkan tidak berhenti sebagai tempat usaha maupun ruang nongkrong semata. Pemerintah desa dan pengelola berharap keberadaannya dapat menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat serta membuka kesempatan kerja di tingkat lokal.

 

Acara tasyakuran pembukaan Cafe Desa Pangkat berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Usai doa dan rangkaian acara, kegiatan dilanjutkan dengan bincang santai serta ngopi bersama antara pemerintah desa, Karang Taruna, KNPI, mahasiswa KKN, dan rekan-rekan media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
SADDENDEATH MENCEKAM DI SIPUNG JATI! BINA SENA PEBATAN SINGKIRKAN URG SLAWI, KUNCI TIKET 16 BESAR PERSABA CUP VII
DMI Banyuwangi Dorong “Eco Green Masjid”, Gerakan Penghijauan Berbasis Masjid untuk Mitigasi Perubahan Iklim
Eratkan Silaturahmi, Lapas Banyuwangi Gelar Funwalk Keluarga Sambut HUT RI ke-81
H-5 Latihan HUT RI ke-81, 36 Paskibraka Brebes Dari 17 Kecamatan Siap Mati-Matian Kibarkan Merah Putih
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Nazali Lempo Layak Dipertimbangkan sebagai Jaksa Agung: Tegas, Berintegritas, dan Tidak Berkompromi terhadap Penegakan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 04:26 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ada Cafe di Lingkungan Desa, Kades Pangkat Punya Misi: Serap Pengangguran dan Pemberdayaan Perempuan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:43 WIB

SADDENDEATH MENCEKAM DI SIPUNG JATI! BINA SENA PEBATAN SINGKIRKAN URG SLAWI, KUNCI TIKET 16 BESAR PERSABA CUP VII

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:31 WIB

DMI Banyuwangi Dorong “Eco Green Masjid”, Gerakan Penghijauan Berbasis Masjid untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:39 WIB

H-5 Latihan HUT RI ke-81, 36 Paskibraka Brebes Dari 17 Kecamatan Siap Mati-Matian Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru