Garudaxpose.com | Probolinggo – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsubsektor Kanigaran, Polres Probolinggo Kota. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan turun langsung memantau perkembangan lahan pertanian jagung di wilayah Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran.
Kegiatan monitoring tersebut berlangsung pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di area pertanian yang berada di Jalan Sunan Muria. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Briptu Aldian, hadir untuk melihat kondisi tanaman sekaligus berkomunikasi dengan petani setempat.
Dalam pengecekan itu, petugas meninjau tanaman jagung varietas Jago yang ditanam di lahan seluas satu hektare milik Rasad, anggota Kelompok Tani Dewi Sri. Tanaman tersebut diketahui mulai ditanam pada 25 Juni 2026 dan diperkirakan dapat dipanen pada 25 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemantauan, lahan tersebut diproyeksikan menghasilkan panen sekitar 7 hingga 9 ton jagung. Potensi hasil panen itu dinilai cukup baik dan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan di daerah.
Selain mengecek pertumbuhan tanaman, Briptu Aldian juga berdialog langsung dengan pemilik lahan. Percakapan tersebut membahas perkembangan tanaman, kebutuhan perawatan, hingga kendala yang mungkin dihadapi petani selama masa tanam.
Dalam kesempatan itu, petugas turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk menjaga keamanan lingkungan pertanian dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan persoalan di lapangan.
Kapolsubsektor Kanigaran IPDA Iwan Hardi, S.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang dan monitoring lahan pertanian merupakan bagian dari kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian.
Menurutnya, pendampingan kepada petani penting dilakukan agar aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman dan lancar. Melalui komunikasi yang baik, berbagai kendala yang dihadapi petani juga dapat diketahui lebih awal sehingga koordinasi dengan pihak terkait bisa segera dilakukan.
IPDA Iwan Hardi menambahkan, sinergi antara kepolisian, kelompok tani, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Ia berharap produktivitas pertanian terus meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Kebonsari Wetan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran petugas di lahan pertanian juga mendapat respons positif dari masyarakat setempat. (Septyan)











