Garudaexpose.com | Bandung – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (DPP LSM KOREK) menyatakan kekecewaannya terhadap pelayanan publik di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.
Kekecewaan tersebut dipicu oleh ketidakhadiran Sekretaris Dinas (Sekdis) Satpol PP Kota Bandung dalam agenda audiensi resmi yang telah dijadwalkan, serta dugaan sikap tidak profesional dari oknum petugas saat pertemuan berlangsung.
Peristiwa tersebut bermula ketika DPP LSM KOREK yang dipimpin langsung oleh Ketua Umumnya, Kaddapi Pane, S.H., M.H., C.TA., menerima undangan resmi untuk menghadiri audiensi dari Sekdis Satpol PP Kota Bandung pada Kamis (25/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sesuai undangan yang diterima, Kaddapi Pane bersama jajaran pengurus DPP LSM KOREK mendatangi Kantor Satpol PP Kota Bandung dengan harapan dapat melakukan dialog secara konstruktif. Namun, setibanya di lokasi, Sekdis Satpol PP Kota Bandung selaku pihak yang mengundang diketahui tidak hadir dalam audiensi tersebut.
Pertemuan kemudian dialihkan dan hanya dihadiri oleh perwakilan dari bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung. Menurut pihak DPP LSM KOREK, jalannya audiensi tidak berlangsung sebagaimana yang diharapkan karena adanya sikap yang dinilai kurang bersahabat dan cenderung arogan dari pihak yang menerima audiensi.
Ketua Umum DPP LSM KOREK, Kaddapi Pane, menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, sebagai instansi penegak peraturan daerah sekaligus pelayan masyarakat, Satpol PP seharusnya mengedepankan komunikasi yang humanis, profesional, dan menghargai pihak yang memenuhi undangan resmi.
“Kami datang memenuhi undangan resmi dengan iktikad baik untuk berdiskusi. Ketidakhadiran Sekdis sebagai pengundang sudah menjadi catatan tersendiri bagi kami. Ditambah lagi, sikap dari pihak PPHD yang kami rasakan tidak mencerminkan budaya pelayanan publik yang baik,” ujar Kaddapi Pane usai pertemuan.
Hingga berita ini diturunkan, DPP LSM KOREK masih mempertimbangkan langkah lanjutan terkait ketidakpuasan atas pelayanan yang diterima dalam audiensi tersebut.
Sementara itu, pihak media masih berupaya menghubungi Kepala Satpol PP Kota Bandung maupun Sekdis Satpol PP Kota Bandung guna memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi terkait jalannya audiensi tersebut.
(Iyan)












