BPBD Lumajang: Kesiapsiagaan dan Informasi Resmi Jadi Kunci Mengurangi Risiko Bencana

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengajak masyarakat untuk terus mengedepankan kesiapsiagaan dan menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru yang saat ini masih berstatus Level III (Siaga).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan bahwa hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak terhadap masyarakat maupun permukiman akibat aktivitas vulkanik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu dijaga sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

Menurutnya, aktivitas Gunung Semeru yang sempat disertai awan panas guguran (APG) pada Sabtu malam (13/6/2026) menjadi pengingat pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana secara terukur dan tidak berlebihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesadaran masyarakat untuk mengikuti rekomendasi yang telah ditetapkan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko bencana. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan informasi resmi,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan 14 Juni 2026 pukul 12.00–18.00 WIB, aktivitas Gunung Semeru masih terekam melalui sejumlah kegempaan vulkanik, sementara status aktivitas gunung tetap berada pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi yang tidak berubah.

Isnugroho menjelaskan bahwa setiap informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Semeru selalu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemerintah desa, relawan kebencanaan, dan berbagai unsur terkait guna memastikan kondisi di lapangan dapat dipantau secara berkelanjutan.

Selain melakukan pemantauan, BPBD juga terus memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, literasi kebencanaan menjadi salah satu modal penting dalam membangun ketangguhan masyarakat. Pemahaman yang baik mengenai potensi risiko, jalur evakuasi, dan langkah-langkah mitigasi akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat ketika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi PVMBG, antara lain tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sesuai radius yang telah ditetapkan, tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak kawah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru. Namun demikian, kewaspadaan tetap perlu dijaga dengan mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Melalui penguatan kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap rekomendasi kebencanaan, serta pemanfaatan informasi resmi sebagai rujukan utama, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko sekaligus memperkuat budaya tangguh bencana di Kabupaten Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tasyakuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71: Satlantas Polres Jember Salurkan Kursi Roda, Sembako dan Santunan
Soekarno Run BWX 2026 Disorot, Pelibatan ASN dalam Event PDI Perjuangan Dipertanyakan
KH Abdul Aziz RM Wafat, Kota Probolinggo Kehilangan Ulama dan Penggerak Al-Qur’an
Wali Kota Probolinggo Lepas Kepergian Mantan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo
Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 
Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS
Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan
KETIKA DAMKAR PABRIK JADI HARAPAN WARGA: TSH KERSANA TERIMA PENGHARGAAN BUPATI BREBES

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:00 WIB

Tasyakuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71: Satlantas Polres Jember Salurkan Kursi Roda, Sembako dan Santunan

Selasa, 22 September 2026 - 12:59 WIB

Soekarno Run BWX 2026 Disorot, Pelibatan ASN dalam Event PDI Perjuangan Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 11:33 WIB

KH Abdul Aziz RM Wafat, Kota Probolinggo Kehilangan Ulama dan Penggerak Al-Qur’an

Selasa, 22 September 2026 - 11:31 WIB

Wali Kota Probolinggo Lepas Kepergian Mantan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo

Selasa, 22 September 2026 - 08:53 WIB

Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 

Berita Terbaru

Pendidikan

KEMURANG SINGKIRKAN BATANG BOYS BATANG LEWAT DRAMA ADU PENALTI 3-2

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:34 WIB