Ribuan Perawat Jember Siap Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Program Pemkab

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penyebarluasan program-program kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Dengan kekuatan sekitar 5.000 anggota aktif, para perawat di Jember siap memanfaatkan setiap momentum interaksi dengan pasien maupun media sosial untuk mengedukasi masyarakat.

Ketua DPD PPNI Jember, Ns. Mustakim, S.Kep., MMKes., Sp.Kep.MB, mengungkapkan bahwa perawat memiliki posisi strategis untuk menjembatani informasi antara pemerintah dan masyarakat.
​”Sebagai petugas kesehatan, perawat punya kesempatan emas memberikan informasi yang valid dan bermanfaat langsung kepada pasien, keluarga, hingga masyarakat luas. Banyak program luar biasa dari Pemkab yang harus kita siarkan kembali agar warga mendapatkan informasi yang benar dan tepat,” ujar Mustakim, Rabu (10/6/2026).

Dampak Nyata Program Universal Health Coverage (UHC)
​Mustakim memberikan apresiasi khusus terhadap kepemimpinan Bupati Jember (Gus Fawait/Gus Bupati) yang dinilai konsisten melahirkan kebijakan pro-rakyat. Salah satu program yang paling dirasakan dampaknya adalah UHC Prioritas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program ini terbukti membawa dampak positif yang signifikan pada sektor kesehatan Jember, di antaranya:
​Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
​Akselerasi penurunan angka stunting secara berkelanjutan.
​Memberikan kepastian layanan kesehatan gratis tanpa merugikan pihak manapun.

*Tiga Peran Besar Perawat untuk Jember
​Dalam mendukung visi pemkab, Mustakim memetakan tiga pilar gerakan yang wajib dijalankan oleh seluruh anggota PPNI Jember:
1. ​Pelayanan Kesehatan Holistik (Bio-Psiko-Sosial-Spiritual)
Perawat tidak hanya fokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga pada aspek promotif dan preventif (pencegahan penyakit sebelum sakit) demi efisiensi biaya kesehatan. Selain itu, perawat mengawal program rehabilitasi masyarakat serta mendampingi pasien fase terminal agar tetap terjaga aspek sosial dan ibadahnya.
2. ​Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan
PPNI terus mengawal peningkatan kapasitas perawat melalui berbagai jalur pendidikan, pelatihan, hingga seminar agar mutu pelayanan di Jember tetap unggul.
3. ​Pengabdian Masyarakat & Aktivisme Digital
Melibatkan perawat secara aktif untuk membanjiri media sosial dengan konten promosi kesehatan yang bersinergi dengan kanal informasi Pemkab Jember.

Apresiasi Kesejahteraan: Jember Angkat P3K di Tengah Tren Efisiensi
​Di sisi lain, PPNI Jember menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian besar Pemkab Jember terhadap nasib para tenaga kesehatan. Di saat banyak daerah lain melakukan efisiensi anggaran dengan merumahkan tenaga perawat, Pemkab Jember justru mengambil langkah sebaliknya.
​”Saat di kabupaten lain ada perawat yang diberhentikan karena efisiensi, di Jember Alhamdulillah banyak teman-teman perawat yang justru diangkat menjadi P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” ungkap Mustakim penuh syukur.

​Dengan potensi penambahan kader baru yang lulus dari empat kampus besar di Jember (UNEJ, Universitas dr. Soebandi, Al Qodiri, dan Unmuh Jember), PPNI berjanji akan terus menjaga sinergitas ini demi kemajuan kesehatan masyarakat Jember, pungkas Mustakim

Pewarta Slamet raharjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Berita Terbaru

Uncategorized

Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:13 WIB