Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANDAR LAMPUNG – Puluhan papan bunga kini bertebaran di sekitar Tugu Adipura, Bandar Lampung, menyusul pasca viralnya kasus tewasnya seorang pria bernama Joni Iskandar yang diduga terlibat aksi begal. Alih-alih berisi ucapan duka cita dari institusi kepolisian, karangan bunga yang dipajang warga justru berisi dukungan dan tuntutan agar aparat bertindak adil.

 

Joni Iskandar dilaporkan meninggal dunia setelah sempat diamankan oleh aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung. Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menuding adanya perlakuan tidak semestis dari kepolisian. Keluarga mengklaim bahwa almarhum diambil dalam keadaan sehat dari rumahnya, namun beberapa jam kemudian ditemukan meninggal dengan sejumlah luka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Joni mengalami luka tusuk benda tajam, luka memar, patah tulang, serta tujuh lubang luka tembak.

 

Kuasa hukum istri almarhum, Niken, yaitu Moh. Asnawi, menyampaikan harapan agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

 

“Kami berharap kedatangan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam acara HPMI di Bandar Lampung tidak disuguhi cerita dari versi Polresta Bandar Lampung saja. Kami ingin Pak Presiden melihat sendiri papan-papan bunga yang dipajang, agar beliau tahu apa yang benar-benar terjadi di Lampung minggu ini,” ujar Moh. Asnawi.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polresta Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. Kasus terduga begal yang sebelumnya viral.

 

Masyarakat berharap Presiden Prabowo yang rencananya berkunjung ke Bandar Lampung dalam waktu dekat dapat mendengarkan langsung aspirasi warga dan memastikan proses hukum berjalan transparan serta adil.

 

 

Pantauan Lampung

(Sumber: Aspirasi keluarga dan publik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Nelayan Berhias Mangga Jadi Daya Tarik, Kecamatan Mayangan Usung Potensi Pesisir di Mango Carnival 2026
Angkat Pesona Mangga dan Budaya Nusantara, Kecamatan Wonoasih Hadirkan “Wonoasih Gemilang” di Mango Carnival 2026
BPBD Kota Probolinggo Tampil di Mango Carnival of Indonesia, Usung Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”
Penyerahan Santunan Anak Yatim Piatu, MADAS Madura Asli Daerah Anak Serumpun DPAC Asemrowo: Membangun Harapan, Menjaga Kebersamaan
GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung
Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati
Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan
Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kapal Nelayan Berhias Mangga Jadi Daya Tarik, Kecamatan Mayangan Usung Potensi Pesisir di Mango Carnival 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Angkat Pesona Mangga dan Budaya Nusantara, Kecamatan Wonoasih Hadirkan “Wonoasih Gemilang” di Mango Carnival 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:15 WIB

BPBD Kota Probolinggo Tampil di Mango Carnival of Indonesia, Usung Tema “Mangga Tangguh, Kota Probolinggo Siaga”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Penyerahan Santunan Anak Yatim Piatu, MADAS Madura Asli Daerah Anak Serumpun DPAC Asemrowo: Membangun Harapan, Menjaga Kebersamaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:38 WIB

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung

Berita Terbaru