Memasuki Musim Giling 2026, Pasokan Tebu ke PG Jatiroto Membludak, Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Memasuki musim giling tahun 2026, pasokan tebu yang masuk ke PG Jatiroto, Kabupaten Lumajang, mengalami peningkatan signifikan. Tingginya volume tebu yang dikirim oleh petani tebu rakyat maupun lahan Hak Guna Usaha (HGU) membuat sejumlah kantong parkir yang disediakan pabrik penuh terisi.

Kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga berkat sinergi antara pihak pabrik, petani, dan para pengemudi angkutan tebu.

Ketua Keamanan PG Jatiroto, Slamet Riyadi, SH., M.M., saat diwawancarai awak media menjelaskan bahwa musim giling tahun ini dimulai lebih awal dibandingkan pabrik gula lainnya, sehingga berdampak pada melonjaknya volume penerimaan tebu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, mulai buka giling tanggal 9 Mei 2026. Untuk volume penerimaan tebu memang cukup membludak karena PG Jatiroto membuka giling lebih awal dibandingkan pabrik gula yang lain. Sehingga pemasok-pemasok tebu, baik tebu rakyat maupun tebu dari HGU, jumlahnya sangat tinggi,” ujar Slamet pada wartawan, Sabtu (6-6-2026), pukul 10.00 WIB, di Kantornya.

Menurutnya, pihak pabrik telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di beberapa lokasi, seperti Jobset 1, Jobset 2, Nyebaga Store, dan GSW. Namun tingginya jumlah kendaraan pengangkut tebu membuat seluruh area tersebut terisi penuh.

“Lokasi parkir atau kantong-kantong parkir yang sudah kami siapkan itu penuh total. Sehingga ada kendaraan yang akhirnya parkir di fasilitas jalan. Namun alhamdulillah tidak sampai mengganggu arus lalu lintas,” katanya.

Untuk menjaga ketertiban selama musim giling berlangsung, pihak keamanan PG Jatiroto memasang berbagai baliho dan imbauan yang berisi tata tertib parkir serta aturan bagi para pengemudi angkutan tebu.

“Kami memasang beberapa baliho sebagai langkah preventif untuk pencegahan dan ketertiban, khususnya tata tertib parkir bagi para pengemudi angkutan tebu. Tujuannya agar mereka mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang di jalan maupun di kantong-kantong parkir,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari para mitra petani tebu yang tergabung dalam Forum Temu Kemitraan (FTK), termasuk organisasi petani seperti APTR dan APTRI. Menurutnya, kerja sama tersebut sangat membantu dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban kepada para sopir angkutan tebu.

“Saya sangat bersyukur karena adanya kerja sama dengan para mitra. Melalui Forum Temu Kemitraan yang terdiri dari petani tebu rakyat dan berbagai asosiasi, mereka berperan aktif membantu menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada para sopir angkutan tebu,” ungkapnya.

Slamet menambahkan, saat ini PG Jatiroto terus melakukan pembenahan untuk menciptakan ketertiban yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pabrik Gula Jatiroto saat ini sedang berbenah menuju ketertiban yang lebih baik lagi daripada tahun-tahun yang lalu. Alhamdulillah sampai sekarang semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

“Harapan kami tentu membangun dan memperkuat sinergi, baik antara PG Jatiroto dengan para petani maupun mitra kerja lainnya. Dengan kebersamaan dan kerja sama yang baik, proses produksi giling tahun 2026 maupun 2027 mendatang dapat berjalan lebih baik lagi,” tungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jual Beli Motor Second Rasa Baru, Gareng Motor78 Hadirkan Beragam Pilihan dan Kemudahan Transaksi
Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas
90 Ribu Wisatawan Liburan di Banyuwangi Selama Libur Panjang
Rumah Kebangsaan Banyuwangi Pererat Kolaborasi Pemerintah, Aparat dan Masyarakat
Tiga Kandidat Resmi Bertarung dalam PAW Kepala Desa Tamansari 2026, Masyarakat Diharapkan Gunakan Hak Pilih Secara Cerdas
“Bangunan Berdiri, Izin Belum Jadi: Mbah Geger dan LBH Gadjah Madha Bongkar Dugaan Pembiaran Pelanggaran Perizinan di Banyuwangi”
SALANTARA Gelar Diskusi Perbudakan Modern di Sektor Perikanan dan IUU Fishing di IPB
Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Banyuwangi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:32 WIB

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:18 WIB

Memasuki Musim Giling 2026, Pasokan Tebu ke PG Jatiroto Membludak, Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:11 WIB

90 Ribu Wisatawan Liburan di Banyuwangi Selama Libur Panjang

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:58 WIB

Rumah Kebangsaan Banyuwangi Pererat Kolaborasi Pemerintah, Aparat dan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tiga Kandidat Resmi Bertarung dalam PAW Kepala Desa Tamansari 2026, Masyarakat Diharapkan Gunakan Hak Pilih Secara Cerdas

Berita Terbaru