Bindereh Jatem Kebanjiran Pembeli Jelang Iduladha 1447 H, Penjualan Kambing Capai 37 Ekor

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Probolinggo mulai meningkat. Salah satu lokasi yang ramai diserbu pembeli yakni peternakan kambing Bindereh Jatem yang berada di Jalan Musi Gang Serei, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Sejak beberapa hari terakhir, lokasi penjualan kambing tersebut dipadati masyarakat yang datang untuk memilih hewan kurban dengan kualitas terbaik.

Tidak hanya warga sekitar, sejumlah pembeli dari berbagai kalangan juga terlihat mendatangi lokasi peternakan untuk membeli kambing kurban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari organisasi kewartawanan, pelaku usaha hingga masyarakat umum turut menjadi pelanggan di Bindereh Jatem pada momentum Iduladha tahun ini.

Pemilik Bindereh Jatem mengatakan, penjualan kambing mulai dibuka sejak H-3 pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.

Dalam kurun waktu tersebut, jumlah kambing yang berhasil terjual mencapai puluhan ekor.

“Alhamdulillah sejak H-3 Iduladha penjualan terus meningkat. Sampai saat ini total ada 37 ekor kambing yang sudah terjual,” ujar Bindereh Jatem, Selasa (26/05/2026) sore.

Ia menjelaskan, mayoritas pembeli memilih kambing di tempatnya karena kualitas hewan yang dinilai sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.

Selain memperhatikan kesehatan kambing, pihaknya juga memastikan seluruh hewan memenuhi syarat sesuai syariat Islam.

Menurutnya, kepercayaan pelanggan menjadi hal utama yang selalu dijaga selama menjalankan usaha penjualan kambing kurban tersebut.

Salah satu pembeli, Muhammad Habiburrahman atau yang akrab dipanggil Mas Habib mengaku sengaja membeli kambing kurban di Bindereh Jatem karena sudah percaya dengan kualitas dan pelayanannya.

Pria yang berasal dari iOS Store Probolinggo itu mengatakan dirinya juga memastikan hewan kurban yang dibeli telah memenuhi syarat penyembelihan sesuai ajaran Islam.

“Kami membeli di sini karena tempatnya terpercaya dan kambingnya sesuai syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban,” kata Mas Habib.

Ia menilai harga kambing yang ditawarkan juga cukup terjangkau dengan kualitas yang sangat baik.

Menurutnya, kondisi kambing yang sehat dan terawat menjadi salah satu alasan dirinya memilih membeli di Bindereh Jatem.

“Harga sangat terjangkau dan kualitas kambingnya sangat bagus. Jadi kami merasa cocok membeli di sini,” tambahnya.

Mas Habib menuturkan, pembelian kambing tersebut diperuntukkan bagi sembilan karyawan di iOS Store Probolinggo sebagai hewan kurban Iduladha tahun ini.

Ia berharap momentum kurban dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial antar karyawan.

Sementara itu, Bindereh Jatem mengaku bersyukur karena penjualan kambing tahun ini mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah memberikan kepercayaan untuk membeli hewan kurban di tempatnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pelanggan, baik dari organisasi kewartawanan, masyarakat maupun store penjualan iPhone di Probolinggo yang sudah membeli kambing di sini,” ujarnya.

Bindereh Jatem berharap pada momentum Iduladha tahun depan penjualan kambing dapat terus meningkat dan menjangkau pembeli dari luar Kota Probolinggo.

“Semoga tahun depan pembeli semakin banyak dan bisa menjangkau hingga luar kota,” pungkasnya. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:06 WIB