Garudaxpose.com | Probolinggo – Suasana Pantai Permata Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo tampak semarak saat pelaksanaan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 dan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) ke-30, Selasa (26/05/2026) pagi. Kegiatan yang melibatkan sekitar 260 peserta itu menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya” tersebut digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo. Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya TP PKK Pokja 4, organisasi perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Probolinggo, komunitas gerontologi lansia, PWRI, kelompok sadar wisata hingga elemen masyarakat umum.
Rangkaian acara diawali dengan apel bersama yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Rey Suwigtyo mewakili Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporannya, Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Madihah menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini tidak sekadar seremoni, melainkan diisi berbagai aksi sosial dan lingkungan yang langsung menyentuh masyarakat.
Menurutnya, kegiatan meliputi kerja bakti massal dan aksi bersih lingkungan di kawasan Pantai Permata Pilang yang dilaksanakan serentak bersama masyarakat. Selain itu, dilakukan pula kerja bakti di wilayah kelurahan, penghijauan kawasan pesisir melalui penanaman pohon, senam lansia, sarasehan hingga pelayanan kesehatan gratis.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan para lansia,” ujar Madihah.
Tak hanya itu, panitia juga menggelar gerakan literasi bertajuk one book one person. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak menyumbangkan buku cerita anak yang nantinya diserahkan ke Posyandu Kelurahan Pilang untuk melengkapi fasilitas taman baca.
Sementara itu, Rey Suwigtyo menegaskan pentingnya menjaga budaya gotong royong sebagai pondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Probolinggo, kata dia, terus berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri dan produktif.
“Semangat kebersamaan harus terus dijaga demi mewujudkan Kota Probolinggo yang harmonis, mandiri dan memiliki daya saing,” katanya.
Ia juga mengajak aparatur sipil negara untuk menjadi contoh dalam pelayanan publik sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Di kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kota Probolinggo Misbahul Munir menyampaikan bahwa potensi para pensiunan pegawai negeri sangat besar untuk terus diberdayakan melalui berbagai kegiatan organisasi.
Menurutnya, minat para lansia mengikuti kegiatan sosial dan kemasyarakatan cukup tinggi. Namun, keterbatasan kuota peserta masih menjadi tantangan dalam mengakomodasi antusiasme anggota.
“Jumlah anggota potensial sangat besar. Tantangannya bagaimana para pensiunan tetap aktif, sehat dan produktif dalam organisasi maupun kegiatan sosial,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sarasehan kesehatan lansia dan cek kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Kota Probolinggo dengan narasumber Kepala Dinkes Kota Probolinggo Dokter Intan Sudarmadi. Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Probolinggo Dokter Evariani.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo










