Camat Cisoka: Bungkam Seribu Bahasa Saat Izin Billiard JDYEO Caringin Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Pusaran polemik mengenai legalitas usaha Billiard dan Cafe JDYEO di Kampung Saga, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, kian memanas.

Alih-alih mendapatkan titik terang, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media justru membentur tembok tinggi keheningan dari pemangku kebijakan setempat.

Hingga saat ini, status perizinan tempat hiburan tersebut masih menjadi teka-teki besar bagi publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakjelasan ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat: Mengapa pemerintah setempat seolah “alergi” memberikan keterangan konkret?

Pada Selasa (28/04/2026), sejumlah jurnalis yang tergabung dalam lintas wilayah Jayanti dan Cisoka kembali melakukan penelusuran fakta.

Dipimpin langsung oleh Ketua Media Center Jayanti (MCJ), Supriyadi alias Bonai, tim bergerak mendatangi Kantor Desa Caringin dan Kantor Kecamatan Cisoka.

Namun, kedatangan mereka disambut dengan ruang-ruang kosong tanpa pembuat kebijakan.

Kepala Desa Caringin maupun Camat Cisoka tidak berada di tempat dan terkesan enggan menemui awak media untuk memberikan klarifikasi yang sangat dinantikan publik.

“Publik menanti ketegasan, bukan aksi bungkam. Kami sudah berkali-kali mencoba membuka ruang komunikasi agar isu ini terang benderang, namun pihak pemerintah desa maupun kecamatan terkesan terus menghindar dan bersembunyi di balik narasi kesibukan,” ungkap Bonai dengan nada kecewa.

Menurut Bonai, keberanian pengusaha beroperasi di tengah dugaan pelanggaran regulasi bukan sekadar masalah teknis perizinan, melainkan sebuah tantangan terbuka terhadap wibawa Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Jika pengusaha dibiarkan “menabrak” aturan tanpa sanksi, maka hak-hak masyarakat sekitar menjadi taruhannya.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang jangan hanya menjadi penonton. Jangan sampai marwah pemerintah kalah oleh oknum pengusaha yang diduga menabrak aturan. Jika fungsi kontrol sosial kami hanya dianggap angin lalu, maka integritas kepemimpinan di tingkat desa dan kecamatan patut dipertanyakan,” tegasnya.

Kebuntuan komunikasi ini tidak hanya terjadi di lapangan.

Upaya konfirmasi melalui melalui pesan singkat WhatsApp pun bernasib serupa.

Camat Cisoka hingga kini tidak memberikan respons sedikit pun, seolah membiarkan isu ini menggantung tanpa kepastian.

Bonai mendesak agar Bupati Tangerang segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur di bawahnya.

Menurutnya, koordinasi yang buruk dan sikap tertutup pejabat publik hanya akan merusak citra pemerintahan di mata rakyat.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kecamatan Cisoka maupun Pemerintah Desa Caringin.

Upaya konfirmasi terus dilakukan demi terpenuhinya hak publik atas informasi yang akurat dan transparan.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengelola THM Trenz Bantah Tudingan Pornografi, Tegaskan Sexy Dancer dalam Batas Wajar
Pemicu Tabrakan Beruntun di Lumajang, Truck Mitsubishi Oleng ke Arah Kanan Jalan
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur, Lima Orang Tewas
Diterjang Puting Beliung 30 Menit, 25 Rumah dan Kios di Desa Cipelem Brebes Porak-Poranda
Mobil “Supermama” Distributor Beras SB Kecelakaan Tunggal di Baluran
Ketum LSM GNR Indoensia Soroti Proyek Paving Block ‘Amburadul’ di Tegalsari, Diduga Tabrak Aturan Transparansi
Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah
Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan

Berita Terbaru

Uncategorized

Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat Lingga Bayu, Mandailing Natal — Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kecamatan Lingga Bayu, Serka Kholis Nasution, yang terpantau selalu aktif hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat serta kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah binaannya. Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa kehadiran Serka Kholis Nasution bukan hanya sebagai tamu undangan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sekolah. “Serka Kholis Nasution saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Komite MTsN 6 Mandailing Natal. Beliau sangat aktif membantu berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan karakter siswa,” ungkap Hj. Junaida. Menurutnya, sosok Babinsa seperti Serka Kholis menjadi contoh nyata bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat. “Beliau selalu hadir dalam setiap kegiatan penting di sekolah maupun di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan,” tambahnya. Selain aktif di lingkungan sekolah, Serka Kholis juga dikenal masyarakat sebagai Babinsa yang responsif terhadap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, gotong royong, hingga kegiatan pemerintahan di Kecamatan Lingga Bayu. Mulai dari pendampingan kegiatan masyarakat, pengamanan acara keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, hingga mendukung program pembangunan desa, kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan. Masyarakat Lingga Bayu pun menilai keaktifan Babinsa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. “Babinsa seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Selalu hadir, cepat tanggap, dekat dengan rakyat, dan tidak pernah membedakan siapa pun,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Serka Kholis Nasution pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal menjadi simbol bahwa pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI sebagai bagian dari masyarakat. Semangat pengabdian dan kedekatan dengan warga yang ditunjukkan Serka Kholis Nasution menjadi bukti bahwa slogan TNI Bersama Rakyat benar-benar hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu. Dengan konsistensi dan kepeduliannya, Babinsa Lingga Bayu terus menjadi figur yang dihormati dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:36 WIB

Camat Cisoka: Bungkam Seribu Bahasa Saat Izin Billiard JDYEO Caringin Dipertanyakan

Selasa, 28 April 2026 - 05:15 WIB

Pengelola THM Trenz Bantah Tudingan Pornografi, Tegaskan Sexy Dancer dalam Batas Wajar

Selasa, 28 April 2026 - 04:10 WIB

Pemicu Tabrakan Beruntun di Lumajang, Truck Mitsubishi Oleng ke Arah Kanan Jalan

Selasa, 28 April 2026 - 00:28 WIB

Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur, Lima Orang Tewas

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Diterjang Puting Beliung 30 Menit, 25 Rumah dan Kios di Desa Cipelem Brebes Porak-Poranda

Berita Terbaru

Uncategorized

Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat Lingga Bayu, Mandailing Natal — Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kecamatan Lingga Bayu, Serka Kholis Nasution, yang terpantau selalu aktif hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat serta kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah binaannya. Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa kehadiran Serka Kholis Nasution bukan hanya sebagai tamu undangan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sekolah. “Serka Kholis Nasution saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Komite MTsN 6 Mandailing Natal. Beliau sangat aktif membantu berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan karakter siswa,” ungkap Hj. Junaida. Menurutnya, sosok Babinsa seperti Serka Kholis menjadi contoh nyata bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat. “Beliau selalu hadir dalam setiap kegiatan penting di sekolah maupun di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan,” tambahnya. Selain aktif di lingkungan sekolah, Serka Kholis juga dikenal masyarakat sebagai Babinsa yang responsif terhadap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, gotong royong, hingga kegiatan pemerintahan di Kecamatan Lingga Bayu. Mulai dari pendampingan kegiatan masyarakat, pengamanan acara keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, hingga mendukung program pembangunan desa, kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan. Masyarakat Lingga Bayu pun menilai keaktifan Babinsa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. “Babinsa seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Selalu hadir, cepat tanggap, dekat dengan rakyat, dan tidak pernah membedakan siapa pun,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Serka Kholis Nasution pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal menjadi simbol bahwa pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI sebagai bagian dari masyarakat. Semangat pengabdian dan kedekatan dengan warga yang ditunjukkan Serka Kholis Nasution menjadi bukti bahwa slogan TNI Bersama Rakyat benar-benar hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu. Dengan konsistensi dan kepeduliannya, Babinsa Lingga Bayu terus menjadi figur yang dihormati dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:32 WIB