Antisipasi Kemarau Panjang, Banyuwangi Percepat Tanam Padi Serentak

- Penulis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan percepatan tanam padi di seluruh wilayah. Tujuannya untuk antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang tahun ini.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, gerakan tanam serentak ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pertanian yang digelar serentak di Jawa Timur pada Kamis (23/4/2026).

“Ini salah satu antisipasi menghadapi musim kemarau panjang, melakukan percapetan musim tanam sebelum luncak kemarau panjang,” ujar Ipuk, Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan, di Banyuwangi, aksi tanam padi bersama dipusatkan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Gunung Saprojo, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, dengan luasan 2,5 hektare.

“Secara keseluruhan, luas penanaman serentak di wilayah Kabupaten Banyuwangi pada periode ini mencapai 672 hektare,” ujar Danang.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung percepatan target Luas Tambah Tanam (LTT) Jawa Timur yang saat ini tercatat berada di angka 46,16 persen atau setara dengan 173.320 hektare.

Danang menegaskan, percepatan tanam dilakukan dengan memanfaatkan sisa musim hujan yang diprediksi masih berlangsung hingga akhir April.

“Kami telah mengirimkan surat edaran kepada para kelompok tani agar mempercepat masa tanam. Sebab, ketersediaan air saat ini masih mencukupi untuk mendukung pertumbuhan awal padi sebelum debit air menyusut akibat kemarau,” tambahnya.

Imbauan itu merespons rilis prediksi musim kemarau 2026 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Surat Menteri Pertanian RI Nomor B-73/TI.050/M/03/2026 dalam rangka mengantisipasi dampak musim kemarau.

“Kami mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi pertanaman (standing crops) dan ketersediaan sumber air di masing-masing wilayah,” kata Danang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 
Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS
Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan
KETIKA DAMKAR PABRIK JADI HARAPAN WARGA: TSH KERSANA TERIMA PENGHARGAAN BUPATI BREBES
Morning Coffee LBH Gadjah Madha Indonesia Banyuwangi, Bahas Keluhan Masyarakat Secara Santai
HUT ke-81, PMI Banyuwangi Gelar Beragam Aksi Sosial Mulai Droping Air Bersih Hingga Operasi Katarak
Konsisten Gelar BIG Downhill, UCI Apresiasi Kualitas Lintasan dan Penyelenggaraan Banyuwangi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:53 WIB

Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 

Selasa, 22 September 2026 - 08:46 WIB

Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS

Selasa, 22 September 2026 - 07:23 WIB

Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 05:04 WIB

Selasa, 22 September 2026 - 04:50 WIB

Morning Coffee LBH Gadjah Madha Indonesia Banyuwangi, Bahas Keluhan Masyarakat Secara Santai

Berita Terbaru