Garudaxpose.com | Probolinggo — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan program pemberdayaan dan perlindungan sosial melalui penyaluran santunan rutin kepada fakir sebatangkara.
Di bawah kepemimpinan Drs. H. Ahmad Muzammil, program ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyasar 108 penerima manfaat setiap bulan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan Baznas yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi rentan, khususnya mereka yang hidup tanpa dukungan keluarga.
Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, Drs. H. Ahmad Muzammil, menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi dari pengelolaan zakat yang akuntabel dan tepat sasaran.
“Baznas berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendistribusian zakat agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya fakir sebatangkara,” ujarnya dalam kegiatan kunjungan lapangan, Minggu (26/4/2026).

Lebih lanjut disampaikan, total anggaran yang disalurkan setiap bulan mencapai Rp32.000.000, dengan besaran bantuan berkisar antara Rp300.000 hingga Rp600.000 per penerima, sesuai dengan tingkat kebutuhan masing-masing.
Baznas Kabupaten Probolinggo juga mengimbau masyarakat, khususnya para muzakki, untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna menjamin transparansi, akuntabilitas, dan pemerataan manfaat.
Salah satu penerima manfaat, Atmojo, warga Desa Bucor Kulon, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang telah diterima selama dua tahun terakhir.
“Saya bersyukur kepada Allah atas adanya program Baznas ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga Allah membalas dengan kesehatan dan rezeki yang melimpah,” tuturnya dengan penuh haru.
Melalui program santunan rutin ini, diharapkan kesejahteraan para penerima manfaat terus meningkat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun masyarakat Kabupaten Probolinggo yang lebih peduli dan berkeadilan.













