Peringati HPSN 2026, Pemkot Probolinggo Gelar Aksi Tukar Sampah dan Perkuat Komitmen Pengelolaan Limbah Terpadu

- Penulis

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan berbagai kegiatan edukatif dan aksi nyata pengelolaan sampah di TPA Bestari, Jumat (17/4/2026) pagi. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, perangkat daerah, hingga komunitas peduli lingkungan.

Sejak pagi hari, kawasan TPA Bestari dipadati peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan bertema “Kolaborasi untuk Indonesia Asri”. Berbagai stan edukasi dan pameran produk ramah lingkungan turut meramaikan acara, salah satunya program Pasprotol atau Pasar Penukaran Botol yang menjadi daya tarik utama masyarakat.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat menukar sampah botol plastik dengan kebutuhan pokok. Penukaran dilakukan dengan ketentuan tertentu, seperti 10 botol plastik ukuran 600 ml, 6 botol ukuran 1.500 ml, atau satu galon bekas yang dapat ditukar dengan bahan pangan seperti tahu, tempe, telur hingga mi instan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mendorong masyarakat mengurangi sampah plastik, kegiatan ini juga mengedukasi peserta untuk membawa wadah sendiri saat berbelanja sebagai langkah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan konsep less waste event dalam pelaksanaan kegiatan.

Tak hanya itu, sejumlah wilayah juga menampilkan kreativitas pengelolaan sampah melalui produk daur ulang. Stan dari Kelurahan Pakistaji, Kampung Dalang Jiduran Kelurahan Jati, serta Kampung Dora Himalaya Kelurahan Triwung Lor turut menghadirkan berbagai inovasi berbasis limbah yang memiliki nilai ekonomis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo, Retno Wandansari mengatakan bahwa peringatan HPSN tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan sampah.

Menurutnya, pemerintah kota saat ini fokus mendorong pemilahan sampah dari sumber melalui pemberdayaan bank sampah dan pengelolaan berbasis kawasan di tingkat RW. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi timbulan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo Aminuddin turut menandatangani komitmen bersama pengelolaan sampah terpadu skala kawasan bersama para camat, lurah serta ketua RW yang menjadi pilot project program tersebut.

Selain penandatanganan komitmen, pemerintah kota juga menyerahkan bantuan berupa komposter aerob, tempat sampah pilah tiga jenis, serta pupuk kompos kepada sejumlah organisasi seperti Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini serta RW percontohan di beberapa kelurahan.

Tak hanya itu, bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Eratex Djaja juga disalurkan kepada komunitas Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formalis) berupa perlengkapan keselamatan dan seragam kegiatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menangani persoalan sampah yang dinilai sebagai tanggung jawab bersama. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga hingga kawasan.

Ia juga menyoroti dampak mikroplastik dan pencemaran air terhadap kesehatan masyarakat, khususnya meningkatnya potensi penyakit pada usia muda. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, Ketua TP PKK Evariani, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, camat, lurah, serta komunitas peduli lingkungan.

Melalui peringatan HPSN 2026 ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap kesadaran masyarakat dalam memilah sampah semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, khususnya dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai di Kota Probolinggo.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Pengondisian Proyek U-Ditch Legok: DPP LSM ARBER Resmi Layangkan Surat Audiensi Soal Oknum Wartawan “Penyokong”!
Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger
Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti
Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden
InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas
Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:15 WIB

InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

Berita Terbaru

TNI POLRI

Serma Toni Wakili Danramil, Pimpin Baksos Kesehatan Gratis 

Senin, 3 Agu 2026 - 14:01 WIB