GNPK-RI Sumsel Soroti Keras Banjir Muara Enim, Afrizal Muslim: Diduga Dampak Proyek Irigasi Bermasalah dan Drainase Gagal Fungsi

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Muara Enim – Banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Muara Enim memicu kemarahan publik. Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Sumatera Selatan, Afrizal Muslim, menilai banjir yang terus berulang bukan lagi sekadar bencana alam, melainkan kuat diduga akibat kegagalan tata kelola pembangunan infrastruktur.

Afrizal Muslim menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh lagi berlindung di balik alasan curah hujan tinggi. Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan sistem irigasi dan drainase diduga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
“Ini bukan semata faktor alam. Kalau setiap hujan selalu banjir, berarti ada yang salah dengan pembangunan infrastrukturnya. Irigasi seharusnya mengalirkan air, bukan berubah menjadi kolam penampungan yang akhirnya menenggelamkan rumah warga. Ditambah lagi drainase di banyak titik tidak berfungsi maksimal,” tegas Afrizal Muslim.

Ia menilai kondisi tersebut semakin menguatkan dugaan adanya persoalan serius dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan proyek irigasi yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik dan dikaitkan dengan kasus hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika proyek irigasi pernah terseret persoalan hukum, lalu masyarakat sekarang justru menjadi korban banjir, maka wajar publik mempertanyakan kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran negara,” ujarnya.

GNPK-RI Sumsel secara tegas mendesak pemerintah daerah, dinas teknis, serta aparat penegak hukum untuk tidak menutup mata terhadap kondisi ini. Afrizal menilai perlu dilakukan audit total terhadap proyek irigasi dan sistem drainase di Muara Enim.

“Kami minta audit teknis menyeluruh, investigasi independen, dan pembongkaran fakta di lapangan. Jangan sampai proyek bernilai besar justru menjadi sumber bencana bagi masyarakat. Jika ditemukan kelalaian atau penyimpangan, siapapun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban hukum,” katanya.

Menurut Afrizal, banjir berulang telah menyebabkan kerugian ekonomi, gangguan aktivitas masyarakat, hingga ancaman keselamatan warga. Ia menegaskan negara tidak boleh kalah oleh buruknya pengelolaan proyek.
“Jangan sampai rakyat terus menjadi korban akibat proyek yang tidak direncanakan dengan benar. Ini menyangkut keselamatan masyarakat, bukan sekadar pekerjaan fisik,” tegasnya lagi.

GNPK-RI Sumsel menyatakan akan terus mengawal persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lanjutan, termasuk menyampaikan laporan resmi kepada aparat penegak hukum apabila indikasi kerugian negara dan kelalaian pembangunan terbukti di lapangan.

“Kami ingatkan, uang negara itu uang rakyat. Jika pembangunan justru menimbulkan bencana, maka publik berhak menuntut pertanggungjawaban,” pungkas Afrizal Muslim.Loobay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Padang Lawas Buka Perimtaq-XVI Teguhkan Iman, Bangun Karakter Pramuka Unggul
TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang
Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG
PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL
KEPALA RUTAN KELAS I PALEMBANG HADIRI KEGIATAN KENAL PAMIT KAKANWIL DITJENPAS SUMATERA SELATAN
Wujud Kepedulian Sosial, Pegadaian Sumbagsel Kembali Gelar Program Mengetuk Pintu Langit
Hasibuan Mampu Tak Pernah Kendor Jaga Kebersihan Jalan Masyarakat Harapkan Perhatian Pemerintah Dan DRPD 

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:44 WIB

Bupati Padang Lawas Buka Perimtaq-XVI Teguhkan Iman, Bangun Karakter Pramuka Unggul

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:30 WIB

TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:25 WIB

Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL

Berita Terbaru