Kapolsek Senduro Hadiri Rakor Pembentukan Masyarakat Hukum Adat Tengger Lumajang

- Penulis

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso menghadiri rapat koordinasi (rakor) pembentukan masyarakat hukum adat Tengger Lumajang yang digelar di Pendopo Kecamatan Senduro, Selasa (9/4/2026).

Rakor tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimca Senduro, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Turut hadir di antaranya Camat Senduro Sarjito, Danramil Senduro Kapten Inf. Bambang DM, Ketua KUA Senduro Rizkuha, Camat Gucialit Bambang H, perwakilan Koramil Gucialit Serma Mudodi, Ketua KUA Gucialit Tuhen, serta Kabid Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Lumajang Hariono.

Dalam kegiatan tersebut, dibahas langkah-langkah pembentukan masyarakat hukum adat Tengger di wilayah Kabupaten Lumajang, termasuk syarat administratif dan historis yang harus dipenuhi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa pembentukan masyarakat hukum adat harus didasarkan pada sejarah yang jelas serta didukung bukti peninggalan adat yang masih ada hingga saat ini.

“Selain itu, kebiasaan-kebiasaan adat yang masih dijalankan juga menjadi salah satu indikator penting. Perlu dipahami bahwa masyarakat hukum adat ini bukan bagian dari agama, melainkan bagian dari identitas suku atau adat,” jelasnya dalam forum tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini masyarakat adat Tengger di Kabupaten Probolinggo telah mendapatkan pengakuan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Oleh karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan mendampingi proses pembentukan masyarakat hukum adat Tengger di Lumajang.

Sementara itu, Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso menyampaikan dukungannya terhadap upaya pembentukan masyarakat hukum adat sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.

“Kami dari kepolisian siap mendukung dan mengawal setiap proses yang dilakukan, agar berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen terkait dalam mewujudkan pembentukan masyarakat hukum adat yang sah dan diakui.

“Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan proses ini dapat berjalan lancar serta mampu menjaga nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Tengger di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.

Rakor berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, sebagai langkah awal dalam upaya pengakuan dan pelestarian masyarakat hukum adat Tengger di wilayah Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka
FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya
Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:37 WIB

FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Berita Terbaru