Menkum RI Serahkan Sertifikat KIK Kesenian Jegog Jembrana

- Penulis

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Jembrana Bali- Kementrian Hukum Republik Indonesia menyerahkan sertifikat menyerahkan sertifikat kekayaan intelektual komunal (KIK) kesenian Jegog kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Penyerahan dilakukan oleh Menkum RI, Supratman Andi Agtas kepada Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dalam acara Penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Provinsi Bali tahun 2026 bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Bali, Rabu (1/4/2026).

Sertifikat hak cipta juga diterima oleh dr. Luh Wayan Sriadi atas brand ” Putri Mas” yang berfokus pada kerajinan tenun/songket khas Jembrana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir juga pada acara tersebut, Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri yang juga sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wagub Giri Prasta, Bupati/Walikota se-Bali, jajaran Kanwil Kementrian Hukum Provinsi Bali.

Menkum, Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa pelindungan terhadap kekayaan budaya daerah merupakan bagian dari kehadiran negara dalam menjaga warisan leluhur agar tidak hanya lestari, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing global.

“Sertifikat ini bukan sekadar simbol legalitas, tetapi juga bentuk penghargaan atas identitas budaya masyarakat Bali dan Jembrana pada khususnya yakni kesenian Jegog. Tradisi ini memiliki nilai sosial dan spiritual yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan negara dalam hal ini Kementrian Hukum dalam mendukung dalam pelestarian budaya lokal.

“Atas nama masyarakat Jembrana, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Hukum atas pelindungan hukum terhadap kesenian jegog. Ini menjadi kebanggaan sekaligus semangat bagi kami untuk terus menjaga budaya daerah,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar tradisi yang telah tercatat secara resmi ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai potensi ekonomi kreatif dan daya tarik pariwisata.

Dengan adanya pencatatan resmi ini, diharapkan kesenian jegog dapat semakin mendunia, terlindungi secara hukum, dan menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional yang mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. (Proj/Tra)


Bupati Kembang Serahkan Hibah Rp 100 Juta Wujud Dukungan Pelestarian Adat dan Budaya

Garudaxpose.com l Jembrana Bali- Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan hibah Rp. 100 juta untuk mendukung pelaksanaan karya Ngusaba Desa, Ngusaba Nini dan Piodalan Purnama Kedasa di Pura Desa dan Puseh di Desa Adat Mengenuanyar, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Selasa (31/3/2026).

Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali yang terus hidup di tengah masyarakat.

Penyerahan hibah dilakukan secara langsung oleh bupati saat menghadiri rangkaian upacara pujawali yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh krama adat serta tokoh masyarakat setempat. Suasana sakral terasa kental dengan berbagai rangkaian upacara yang dijalankan sesuai dengan tradisi setempat.

Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Anggota DPRD Jembrana mengatakan bahwa keberadaan pura dan pelaksanaan karya pujawali tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya Bali.

“Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan keagamaan dan adat seperti ini. Pujawali bukan hanya ritual, tetapi juga menjadi perekat kebersamaan masyarakat,” ujar bupati.

Ia menambahkan, hibah yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban krama dalam menyelenggarakan upacara, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Selain itu, bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang telah menjadi warisan leluhur.

“Semangat ngayah dan gotong royong harus terus kita jaga. Inilah kekuatan utama masyarakat Bali,” tambahnya.

Selain di Desa Adat Mengenuanyar, Bupati Kembang Hartawan juga menghadiri piodalan di Pura Luhur Puncak Berangbang Agung, Desa Adat Berangbang.

Hadir Pula, Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Forkopimda Jembrana, Ida Cokorda Mengwi, Mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Indugosa, Ketua MDA dan PHDI Jembrana, serta perwakilan puri yang ada di Bali dan Jembrana khususnya.

Disana, Bupati Kembang juga menyerahkan punia sebesar Rp. 50 juta dan Rp. 10 juta dukungan biaya pementasan seni.

Kembang mengaku bangga bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk bisa meringankan beban masyarakat Desa Berangbang dalam melaksanakan rangkaian pujawali di Pura Luhur Puncak Berangbang Agung ini.

“Astungkara, rangkaian demi rangkaian dewa yadnya yang berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan labda karya. Semoga lewat bhakti tulus iklan kita ini, Ida Bhatara-Bhatari yang berstana di pura ini memberikan keselematan dan kerahayuan untuk kita semua masyarakat Jembrana,” ungkapnya.


Sementara itu, bendesa adat setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan karya pujawali.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan di Kabupaten Jembrana dapat terus berjalan dengan baik. (Prj/Tra)


Musrenbang RKPD Jembrana 2027, Bupati Kembang Tekankan Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

Garudaxpose.com l Jembrana Bali-Pemerintah Kabupaten Jembrana menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3). Acara ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan strategis kabupaten.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bappeda Provinsi Bali, Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Forkopimda, Sekda Jembrana, jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta tokoh masyarakat, akademisi, dan pimpinan instansi vertikal (BUMN/BUMD).

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dalam arahannya memberikan penekanan khusus terkait efektivitas birokrasi dan kualitas usulan pembangunan. Beliau menginginkan agar perencanaan tidak hanya menjadi rutinitas rapat yang panjang, melainkan fokus pada substansi yang dibutuhkan rakyat.

“Kalau kita bicara tentang Musrenbang, di bayangan saya itu selalu rapat terlalu lama. Hari ini saya mengajak, tidak perlu usulan banyak-banyak, tetapi prioritas dan betul-betul dibutuhkan serta dikehendaki oleh masyarakat,” tegas Bupati Kembang Hartawan.

Lebih lanjut, Pihaknya mengingatkan para pejabat dan perencana untuk lebih sering turun ke lapangan guna membangun ikatan (bonding) dengan warga. Menurutnya, data di atas meja seringkali berbeda dengan realita di lapangan.

“Ini betul-betul harus kita dengar aspirasi masyarakat. Duduk, Pak. Bonding dengan rakyat, menyatu dengan rakyat. Dengarkan keluhan mereka. Jangan hanya di atas meja. Di atas meja dengan di bawah terkadang berbeda jauh,” tambahnya.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk melahirkan kebijakan yang inklusif, berbasis teknologi, namun tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat Jembrana di akar rumput.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Jembrana, I Gusti Made Wijaya, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD merupakan proses tahunan yang sistematis. Musrenbang kali ini mengusung tema Transformasi Teknologi dalam Integrasi Fiskal untuk Kemandirian Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Menuju Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat.

“Penyusunan ini dimulai dari persiapan, rancangan awal, hingga pelaksanaan Musrenbang hari ini. Sebelumnya, kami telah melampaui berbagai tahapan seperti Konsultasi Publik, Musrenbang Tematik Kewirausahaan, Musrenbang Kecamatan, hingga Forum Perangkat Daerah,” ujar Wijaya.

Dijelaskannya tujuan utama Musrenbang ini adalah menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027, serta menyelaraskan program kabupaten dengan sasaran pembangunan Provinsi Bali. (Proj/Tra).


Sinergi Pemkab Jembrana dan TNI AD Bangun Jembatan Perintis Garuda 

Garudaxpose.com l Jembrana Bali- – Pemerintah Kabupaten Jembrana berkolaborasi dengan TNI AD melalui Kodim 1617 Jembrana melaksanakan groundbreaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda didua titik wilayah Kecamatan Mendoyo, Senin (30/3).

Dua lokasi pembangunan jembatan tersebut berada di Banjar Sekar Kejulo Kelod, Desa Yehembang Kauh dan Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin. Pembangunan Jembrana Perintis Garuda ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperkuat konektivitas serta mendongkrak roda ekonomi antar desa di wilayah tersebut.

Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) bersama Dandim 1617 Jembrana, Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan strategis ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan TNI merupakan langkah taktis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah yang sulit dijangkau.

“Sinergi antara Pemkab Jembrana dan TNI adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Jembatan Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi jembatan harapan bagi warga untuk akses ekonomi yang lebih baik,” ujar Wabup Ipat di lokasi kegiatan. Wabup Ipat menambahkan sejak tahun 2022 jembatan yang ada ini terputus aksesnya akibat bencana banjir bandang

“Dengan adanya groundbreaking hari ini, diharapkan akses bagi kurang lebih 19 KK yang terdampak bisa kembali pulih. Tadi saya juga mendengar banyak murid sekolah yang harus tinggal kos di sebelah karena putusnya akses ini. Mudah-mudahan program ini bisa segera mengembalikan akses tersebut,” ungkapnya.

“Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Panglima TNI, Bapak Pangdam, Bapak Dandim beserta jajaran, dan Bapak Kasad yang saya hormati. Mudah-mudahan pembangunan ini bisa menyentuh lebih banyak masyarakat kita,” tambahnya.

Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Kasdam, Brigjen TNI Taufiq Hanafi disampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional tahap 3 dan 4 dengan total 376 titik di seluruh Indonesia. Khusus di wilayah Kodam IX/Udayana, direncanakan pembangunan 24 titik jembatan gantung yang tersebar di tiga wilayah korem.

Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi meningkat, serta akses terhadap pendidikan dan layanan publik semakin mudah. (Proj/Tra).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bramada Pratama Putra: MADAS Sidoarjo Hadirkan Layanan Ambulans Gratis Bagi Masyarakat
Mangku Balian Nyoman Yasa : Jangan Pernah Menyakiti Orang Lain Karena Karma Phala Sangat Cepat Akan Terjadi
Damkar Kota Probolinggo Selamatkan Kucing Terjebak di Atap Rumah Warga Curahgrinting
LSM KPK Nusantara , Bongkar Borok Proyek Paving Didesa Sodong Diduga Gagal Konstruksi Tanah Dasar Tidak Gunakan Agregat , Nyaris di Paksakan
Polres Lumajang Bersama Pemda Gelar Aksi Bersihkan Pantai Bambang
Presiden RI ke-5 Megawati Minta HKI Harus Gencar Disosialiasikan
Gubernur Koster Tegaskan Disiplin Total Demi Kesucian Karya IBTK 2026
Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:34 WIB

Bramada Pratama Putra: MADAS Sidoarjo Hadirkan Layanan Ambulans Gratis Bagi Masyarakat

Kamis, 2 April 2026 - 12:04 WIB

Mangku Balian Nyoman Yasa : Jangan Pernah Menyakiti Orang Lain Karena Karma Phala Sangat Cepat Akan Terjadi

Kamis, 2 April 2026 - 09:23 WIB

LSM KPK Nusantara , Bongkar Borok Proyek Paving Didesa Sodong Diduga Gagal Konstruksi Tanah Dasar Tidak Gunakan Agregat , Nyaris di Paksakan

Kamis, 2 April 2026 - 07:53 WIB

Polres Lumajang Bersama Pemda Gelar Aksi Bersihkan Pantai Bambang

Kamis, 2 April 2026 - 02:22 WIB

Presiden RI ke-5 Megawati Minta HKI Harus Gencar Disosialiasikan

Berita Terbaru