Mandailing Natal Angkat Pangan Kearifan Lokal untuk Dukung Program MBG

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : H.Syahrir Nasution SE, MM
Garudaxpose.com l Mandailing Natal—, Sumatera Utara — Kabupaten Mandailing Natal mulai mendorong pemanfaatan pangan berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya ini dinilai tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mengangkat kembali kekayaan kuliner tradisional Mandailing.
Sejumlah bahan pangan lokal seperti ubi, jagung, pisang, ikan sungai, hingga berbagai olahan hasil pertanian masyarakat mulai diperkenalkan sebagai alternatif menu bergizi dalam program MBG.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi agar program nasional tersebut dapat berjalan selaras dengan potensi pangan daerah.
Tokoh masyarakat dan pelaku usaha kecil di Mandailing Natal menilai, pendekatan berbasis kearifan lokal sangat penting agar program MBG tidak sepenuhnya bergantung pada bahan pangan dari luar daerah.
Selain lebih segar dan mudah diperoleh, bahan pangan lokal juga memiliki nilai gizi tinggi yang telah lama menjadi bagian dari pola konsumsi masyarakat Mandailing.
Beberapa contoh pangan lokal yang mulai diperkenalkan antara lain olahan ubi dan jagung sebagai sumber karbohidrat alternatif, ikan sungai sebagai sumber protein, serta aneka sayuran lokal yang banyak dibudidayakan masyarakat pedesaan. Selain menyehatkan, menu berbasis pangan lokal ini juga dinilai mampu memperkuat ekonomi petani dan nelayan setempat.
Pengamat pembangunan daerah menyebutkan, jika dikelola dengan baik, program MBG bisa menjadi momentum kebangkitan sektor pangan lokal di Mandailing Natal.
Petani, nelayan, hingga pelaku UMKM kuliner berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok program tersebut.
“Program ini seharusnya tidak hanya dilihat sebagai bantuan makanan, tetapi juga peluang besar untuk menggerakkan ekonomi desa melalui pangan lokal,” ujar salah satu pemerhati pembangunan di Madina.
Dengan mengangkat pangan berbasis kearifan lokal, Mandailing Natal diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang mampu mengintegrasikan program nasional dengan potensi budaya dan sumber daya lokal yang dimiliki.
Langkah ini juga dinilai penting untuk menjaga identitas kuliner Mandailing agar tetap hidup di tengah arus modernisasi sekaligus memastikan generasi muda tetap mengenal makanan tradisional yang bergizi dan bernilai budaya tinggi.
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Peletakan Batu Pertama Rumah Qur’an Raudhatul Jannah, PAC Pemuda Pancasila SU II Tegaskan Komitmen Sosial
Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam
Ketika Imam Lupa Rakaat: Begini Tata Cara dan Sikap Makmum Menurut Fikih Syafi‘i
Ancaman Kerasnya Hati: Kerugian Bagi Jiwa yang Enggan Menangis Karena Allah
CACA Sumsel Satukan Gagasan Cegah Karhutla: “Bersinergi, Selamatkan Hutan dan Masa Depan”
Transformasi Pelayanan RSUD Blambangan: Dari Antrean Panjang dan Berkas Kertas, Kini Lebih Cepat Berbasis Online
Kapolsek Tanggul AKP Fatur Rahman Pimpin Langsung Pengamanan Lomba Kerapan Sapi di Tanggul Wetan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 10:45 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Minggu, 13 September 2026 - 04:49 WIB

Peletakan Batu Pertama Rumah Qur’an Raudhatul Jannah, PAC Pemuda Pancasila SU II Tegaskan Komitmen Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 14:29 WIB

Jajaran Pemasyarakatan Sumatera Selatan Laksanakan Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam

Sabtu, 12 September 2026 - 11:48 WIB

Ketika Imam Lupa Rakaat: Begini Tata Cara dan Sikap Makmum Menurut Fikih Syafi‘i

Sabtu, 12 September 2026 - 11:27 WIB

Ancaman Kerasnya Hati: Kerugian Bagi Jiwa yang Enggan Menangis Karena Allah

Berita Terbaru

Jakarta

Polri Comunity Policing Jepang, Perkuat Peran Bhabinkamtibmas

Minggu, 13 Sep 2026 - 02:12 WIB