Jelang Mudik Lebaran, Senkom Mitra Polri Surabaya Gelar Konsolidasi Organisasi Serta Pelatihan PPGD

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Surabaya – Menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 2026, Senkom Mitra Polri Kota Surabaya menggelar konsolidasi organisasi sekaligus pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bagi anggotanya, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Senkom Mitra Polri Surabaya itu melibatkan Polrestabes Surabaya dan Jasa Raharja Cabang Surabaya sebagai bagian dari persiapan pengamanan Pos Pengamanan (Pos PAM) Lebaran.

Pelatihan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kesiapan personel relawan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan selama periode mudik. Para peserta mendapat materi penanganan darurat yang berkaitan langsung dengan potensi kecelakaan lalu lintas dan situasi kegawatdaruratan di lapangan.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolrestabes Surabaya Rosyid Hartanto, Ketua Senkom Mitra Polri Jawa Timur Ma’un, serta perwakilan Jasa Raharja Cabang Surabaya. Pelatihan teknis juga didukung tenaga medis dari Rumah Sakit Bhakti Rahayu Surabaya yang memberikan materi sekaligus simulasi penanganan korban kecelakaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Wakapolrestabes Surabaya menegaskan peran Senkom Mitra Polri sebagai unsur pendukung pengamanan kepolisian, terutama saat momentum arus mudik yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat dan potensi kecelakaan lalu lintas. Ia menekankan pentingnya kemampuan pertolongan pertama bagi personel yang bertugas di Pos PAM.

Materi PPGD yang diberikan mencakup teknik dasar penanganan korban kecelakaan, prosedur pertolongan pertama, teknik evakuasi korban, hingga mekanisme koordinasi cepat dengan tenaga medis dan aparat terkait. Peserta juga menjalani simulasi langsung untuk memastikan kemampuan respons darurat dapat diterapkan di lapangan.

Ketua Senkom Mitra Polri Jawa Timur Ma’un menyatakan konsolidasi tersebut sekaligus memperkuat koordinasi lintas lembaga yang terlibat dalam pengamanan Lebaran. Menurutnya, kesiapan personel relawan menjadi faktor penting dalam membantu tugas kepolisian menjaga keselamatan masyarakat selama periode mudik.

Melalui konsolidasi dan pelatihan ini, seluruh unsur yang terlibat diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung pengamanan Idul Fitri 2026, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, Senkom, Jasa Raharja, dan tenaga medis dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas di Kota Surabaya. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Motor Korban Curas dan Curanmor di Probolinggo Kembali ke Pemilik, Polisi Amankan 7 Pelaku
Patroli Malam Bersama Komduk, Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan
Gubernur Koster Menaruh Perhatian Terhadap Tindak Kekerasan pada Anak
Tebar Kasih di Tanah Papua, Satgas Yonif 521/DY Berbagi Alkitab di Gereja GBI Shekinah
Dedikasi tinggi dalam Bidang kesehatan untuk Wilayah Terpencil Papua
Pangdam I/BB Tinjau Komlekdam I/BB, Pastikan Kesiapan Alkomlek dan Operasional Satuan
Kunjungan Menko Pangan ke Probolinggo Dikawal Ketat, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:50 WIB

Dua Motor Korban Curas dan Curanmor di Probolinggo Kembali ke Pemilik, Polisi Amankan 7 Pelaku

Jumat, 24 April 2026 - 14:32 WIB

Patroli Malam Bersama Komduk, Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 13:58 WIB

Gubernur Koster Menaruh Perhatian Terhadap Tindak Kekerasan pada Anak

Jumat, 24 April 2026 - 09:35 WIB

Tebar Kasih di Tanah Papua, Satgas Yonif 521/DY Berbagi Alkitab di Gereja GBI Shekinah

Jumat, 24 April 2026 - 09:26 WIB

Dedikasi tinggi dalam Bidang kesehatan untuk Wilayah Terpencil Papua

Berita Terbaru