Pembinaan Penmad Jatim di PP. Nurul Jadid: Kuatkan Kompetensi dan Integritas, Wujudkan Guru Madrasah Sejahtera

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo — Komitmen penguatan mutu pendidikan madrasah kembali ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan Pelayanan Pengembangan Kompetensi, Profesionalisme, dan Kesejahteraan Guru Madrasah yang digelar di Aula Lantai 2 PP. Nurul Jadid, Paiton, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan strategis ini menghadirkan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd, yang memberikan pembinaan langsung kepada para pemangku kepentingan pendidikan madrasah se-Kabupaten Probolinggo.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Dr. H. Samsur, Kasi Pendma H. As’adi, Ketua Pokjawasmad H. Abd. Azis, M.Pd, para pengawas madrasah, Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM), serta para kepala madrasah dari jenjang Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Dr. H. Samsur menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Kanwil Kemenag Jawa Timur terhadap penguatan mutu madrasah di Probolinggo. Ia menekankan pentingnya penerapan Manajemen As-Siddiq, yakni pengelolaan madrasah yang dilandasi nilai kejujuran dan integritas sebagaimana diajarkan dalam Islam.

“Mari kita kuatkan komitmen bersama di bulan suci Ramadhan ini untuk lebih jujur dalam mengelola madrasah, agar madrasah kita benar-benar menjadi impian masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tata kelola yang baik bukan hanya soal administrasi, melainkan juga soal akuntabilitas moral dan spiritual.

Sementara itu, Dr. Sugiyo dalam arahannya menegaskan bahwa profesi guru madrasah bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan agama dan ladang amal jariyah yang tak pernah terputus.

“Menjadi guru bukan karena honornya, tetapi karena panggilan iman dan nilai pengabdian yang abadi,” ungkapnya penuh semangat.

Mengacu pada tema pembinaan, ia menjelaskan tahapan menuju guru sejahtera dimulai dari Kompetensi, Profesionalisme hingga Kesejahteraan. Menurutnya, profesionalisme hanya dapat terwujud apabila guru memiliki kompetensi yang mumpuni sekaligus integritas yang kuat. Kepala madrasah pun dituntut untuk mengenali potensi guru-gurunya serta mendorong mereka terus mengembangkan diri.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya penguasaan ilmu alat bagi peserta didik madrasah, meliputi: Ilmu Agama, Bahasa, Berhitung dan Teknologi Informasi (IT). Penguasaan empat pilar tersebut menjadi fondasi penting agar lulusan madrasah mampu bersaing tanpa meninggalkan jati diri keislaman.

Rangkaian kegiatan pembinaan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme peserta. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Pokjawasmad, H. Abd. Azis, M.Pd.

Doa yang dipanjatkan menjadi peneguh harapan agar seluruh ikhtiar dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru madrasah senantiasa mendapatkan ridha Allah SWT serta membawa keberkahan bagi dunia pendidikan, khususnya madrasah di Kabupaten Probolinggo.

Reporter: dyt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edukasi Masyarakat Terhadap Penataan Lingkungan, Rumah Zakat Probolinggo Gelar Aksi Bersih di Kelurahan Mangunharjo
Gubernur Koster Siap Kawal Percepatan Transformasi Digital
Bundo Kanduang IKM DPC Solear Bagikan 230 Paket Takjil kepada Ojek dan Pedagang Kecil
Kapolres Pematangsiantar Bersama Dandim 0207/SML Berbagi Takjil kepada Masyarakat Jelang Berbuka Puasa
Legalitas Dipertanyakan, Kandang Ayam di Desa Keboncau Kembali Dibangun
Rawat Tradisi dan Hidupkan Solidaritas, PC GP Ansor Kota Probolinggo Bakal Gelar Festival Musik Patrol
DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tangerang Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis Membawa Perubahan Nyata Bagi Petani di Tangerang
Brebes Membuka Babak Baru: 13 Insan Muda STTD Berikrar Bakti dalam Pelayanan Publik

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:39 WIB

Edukasi Masyarakat Terhadap Penataan Lingkungan, Rumah Zakat Probolinggo Gelar Aksi Bersih di Kelurahan Mangunharjo

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:37 WIB

Gubernur Koster Siap Kawal Percepatan Transformasi Digital

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB

Bundo Kanduang IKM DPC Solear Bagikan 230 Paket Takjil kepada Ojek dan Pedagang Kecil

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:43 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Dandim 0207/SML Berbagi Takjil kepada Masyarakat Jelang Berbuka Puasa

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:07 WIB

Legalitas Dipertanyakan, Kandang Ayam di Desa Keboncau Kembali Dibangun

Berita Terbaru