Jalan Provinsi di Batang Natal Rusak Parah, Warga Suarakan “Gerakan Pemprov Sumut”, H. Syahrir Nasution: Ini Soal Tanggung Jawab Moril

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Mandailing Natal – Kondisi jalan provinsi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali menuai sorotan tajam. Kerusakan parah yang terjadi di sejumlah titik dinilai sudah melewati batas kewajaran dan membutuhkan tindakan nyata dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Sebelumnya, Ketua Fraksi DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Aswin Parinduri, mendesak Pemprov Sumut agar segera mengambil langkah konkret atas kondisi jalan yang rusak parah di wilayah tersebut.
Merespons hal itu, warga Batang Natal menyatakan dukungan moril atas desakan tersebut.
“Selaku warga Batang Natal dan Wakil Ketua HIKMA Sumut, kami menyambut dan mendorong secara moril apa yang dikatakan saudara H. Aswin Parinduri, SH. Beliau adalah wakil rakyat dari dapil kami dan juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut. Sudah sewajarnya beliau memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar salah satu perwakilan warga Batang Natal dalam pernyataan tertulisnya, Jum’at (27/2/2026).
Gerakan Pemprov Sumut Dinilai Punya Alasan Moril
Warga menegaskan bahwa “Gerakan Pemprov Sumut” maupun Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal memiliki alasan moril yang kuat untuk mendesak percepatan perbaikan jalan provinsi tersebut.
Menurut mereka, kerusakan jalan bukan hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat Batang Natal.
“Ini bukan lagi soal janji politik, tapi soal tanggung jawab moril pemerintah terhadap rakyatnya,” tegas pernyataan tersebut.
H. Syahrir Nasution: Jangan Tunggu Korban
Tokoh masyarakat Batang Natal, Syahrir Nasution, turut angkat bicara. Ia menilai persoalan ini tidak boleh terus berlarut-larut tanpa kepastian.
“Kita tidak ingin menunggu jatuhnya korban baru ada tindakan. Jalan ini akses utama masyarakat. Anak sekolah, petani, pedagang, semua melintas setiap hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara punya tanggung jawab penuh karena ini statusnya jalan provinsi,” ujar H. Syahrir Nasution.
Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap pernyataan H. Aswin Parinduri merupakan bentuk harapan masyarakat agar ada sinergi nyata antara legislatif dan eksekutif.
“Kami mendukung secara moril apa yang disampaikan beliau. Sekarang yang dibutuhkan adalah realisasi, bukan sekadar wacana,” lanjutnya.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Batang Natal berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera melakukan peninjauan lapangan dan mengalokasikan anggaran perbaikan secara prioritas dalam APBD berjalan maupun perubahan anggaran.
Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tidak tinggal diam, melainkan aktif berkoordinasi dan mendesak percepatan penanganan.
Dengan semakin kuatnya dukungan moril dari masyarakat dan tokoh daerah, publik kini menanti langkah konkret dari pemerintah. Jalan yang layak bukan sekadar infrastruktur, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat Batang Natal.
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan
Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta
Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi
Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso
Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap
Diduga Tak Transparan, Proses Tender Gedung Cathlab RSUD Kayuagung Tuai Protes Jakor Sumsel
​Kecewa Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Tokoh Pantai Barat Madina Desak Presiden Prabowo Buka Moratorium Pemekaran
Polres Tabanan Ungkap Perkembangan Kasus Penganiayaan Berat Di Baturiti, Lima Tersangka Telah Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:21 WIB

Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:06 WIB

Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:58 WIB

Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap

Berita Terbaru