Menjelajahi Hati Negarayu: Sentuhan Hangat Bupati Paramitha di Tengah Ngabuburit Penuh Asa

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-Senja Ramadan di Lapangan Kali Belik, Desa Negarayu, Kecamatan Tonjong,Rabu sore,25 Februari 2026 itu, terasa istimewa, memancarkan kehangatan yang merasuk hingga ke sudut-sudut jiwa. Bukan sekadar menunggu waktu berbuka, melainkan menjadi panggung bagi sebuah pertemuan yang penuh kehangatan, makna, dan harapan yang kembali menyala. Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, dengan kerendahan hati, hadir di tengah-tengah warganya, melebur dalam suasana ngabuburit yang bersahaja, khususnya bersama para lansia yang telah lama memendam harap akan perhatian dari pucuk pimpinan daerah.

Udara sore yang sejuk, dihiasi azan magrib yang akan segera berkumandang, menjadi saksi bisu betapa tulusnya interaksi yang terjalin. Tanpa sekat birokrasi yang kerap membatasi, Paramitha duduk bersila di antara warga, mendengarkan setiap nada keluh kesah yang mengalir dari bibir-bibir bijak, sarat pengalaman hidup. Raut antusias terpancar jelas dari wajah-wajah sepuh yang mendapatkan kesempatan langka ini, sebuah kesempatan untuk menyuarakan isi hati mereka secara langsung. Ada yang bercerita tentang sulitnya akses kesehatan, ada pula yang mengeluhkan minimnya fasilitas umum, namun dari sekian banyak cerita, isu jalan desa yang rusak parah menjadi sorotan utama. Jalan yang selama ini menjadi nadi kehidupan warga, mengangkut hasil bumi, mengantar anak sekolah, dan menghubungkan mereka dengan dunia luar, kini justru menghambat, menciptakan rintangan di setiap langkah aktivitas mereka. Genangan air saat hujan, lubang-lubang menganga yang membahayakan, seolah menjadi cerminan dari harapan yang nyaris sirna.

Dengan penuh perhatian, Bupati Paramitha mencatat setiap detail, sesekali mengangguk, menunjukkan empati yang mendalam. Kata-kata yang keluar dari bibirnya bukan sekadar janji manis, melainkan komitmen yang diukir dalam hati untuk menindaklanjuti keluhan ini, menjadikannya prioritas utama dalam skala pembangunan daerah. Beliau menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi kunci utama peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Momentum Ramadan ini bukan hanya tentang ibadah semata,” tutur Paramitha dengan suara lembut, “tetapi juga tentang menganyam erat tali silaturahmi, meneguhkan rasa persaudaraan, dan meresapi langsung setiap bisikan hati masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Negarayu.”

Kehadiran beliau juga dipermanis dengan pembagian 200 paket sembako, sebuah simbol kepedulian yang nyata. Raut wajah sumringah dan untaian syukur tak henti-hentinya terucap, terutama dari para lansia yang merasa uluran kasih di bulan penuh berkah ini adalah anugerah tak terhingga. Mereka merasa diperhatikan, dihargai, dan tidak dilupakan. Rohmah, salah seorang warga Negarayu yang sudah puluhan tahun menanti perhatian ini, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Air mata haru membasahi pipinya saat ia menggenggam paket sembako. “Kami sungguh terharu bisa bertemu langsung dengan Ibu Bupati. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ujarnya penuh harap, matanya berbinar, “Terima kasih atas bantuannya, dan semoga jalan di desa kami segera mulus kembali, agar kami bisa beraktivitas dengan lebih nyaman.”

ngabuburit di Negarayu ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah peristiwa bersejarah yang mengukir lembaran baru dalam hubungan antara pemerintah dan rakyatnya. Ini adalah manifestasi nyata dari kepedulian dan komitmen pemerintah daerah untuk menjadi pelayan masyarakat sejati. Ini adalah janji yang ditepati, bahwa suara rakyat, terutama dari pelosok pedesaan yang selama ini mungkin terasa terpinggirkan, takkan pernah tenggelam dan selalu menemukan telinga yang mendengarkan, serta tangan yang siap bertindak. Sebuah jalinan erat antara pemimpin dan rakyat, terukir indah di bawah langit senja Ramadan, dengan harapan baru yang kini kembali

bersemi di hati setiap warga Negarayu.(red)

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamat Dan Sukses Gubernur Lira Jawa Timur Samsudin, SH Terpilih Sebagai PRESIDEN LIRA Periode 2027–2032
SEMMI Sukabumi Menggugat: Tolak Kebangkitan Dwi Fungsi, Efek Domino BBM, hingga “Matinya” Pengawasan DPRD
Ratusan Pedagang Tolak Penertiban Eks TPPS Cisoka, Mediasi Pemkab Tangerang Berlanjut
Perkuat Iman dan Pengabdian, Polresta Banyuwangi Gelar Khatmil Quran dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Ipuk : Jadi Basis Data Kebijakan Pembangunan Daerah 10 Tahun ke Depan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Lumajang Salurkan Bansos untuk Paguyuban Ojol
PROGRAM KARYA BAKTI SATKOWIL SEMESTER I TAHUN 2026 KODIM 0820/PROBOLINGGO
Perkuat Layanan Publik, Pemkab Terima Bantuan Mobil Pelayanan Adminduk

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Selamat Dan Sukses Gubernur Lira Jawa Timur Samsudin, SH Terpilih Sebagai PRESIDEN LIRA Periode 2027–2032

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:24 WIB

SEMMI Sukabumi Menggugat: Tolak Kebangkitan Dwi Fungsi, Efek Domino BBM, hingga “Matinya” Pengawasan DPRD

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:57 WIB

Ratusan Pedagang Tolak Penertiban Eks TPPS Cisoka, Mediasi Pemkab Tangerang Berlanjut

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:19 WIB

Perkuat Iman dan Pengabdian, Polresta Banyuwangi Gelar Khatmil Quran dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:13 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Ipuk : Jadi Basis Data Kebijakan Pembangunan Daerah 10 Tahun ke Depan

Berita Terbaru