Bergerak dan Berbagi Ibu Putri Koster Inginkan Tiga Kecamatan Jadi Percontohan PSBS

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Tabanan Bali  – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, hadir di tiga desa dan kecamatan di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Kukuh, Kecamatan Marga; Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri; serta Desa Kebontingguh, Kecamatan Tabanan, dalam kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi”, Rabu (18/2).

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menyinggung pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS). Bahkan, ia menginginkan Desa Kukuh menjadi salah satu dari tiga desa yang disambangi untuk dijadikan percontohan gerakan PSBS di wilayah Tabanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa, sesuai dengan nama lembaganya, TP PKK merupakan tim penggerak.

“Tugas kami adalah menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan. Kader PKK yang terstruktur hingga dasa wisma harus bergerak di semua bidang, mulai dari pendidikan, sosial, lingkungan, dan lainnya. Mari bantu perbekel untuk menyukseskan berbagai program di desa,” ujarnya.

Selain menggerakkan partisipasi kader, dalam aksi sosial ini TP PKK Provinsi Bali juga melaksanakan sosialisasi yang menyangkut berbagai hal. “Fokus kami saat ini adalah pengelolaan sampah berbasis sumber,” ujarnya.

Menurutnya, kader PKK yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam program ini. “Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengubah pola pikir agar urusan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan dan masyarakat tidak lagi kebingungan mencari tempat pembuangan sampah,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Ibu Putri Koster mengingatkan masyarakat agar tidak abai dalam mengelola sampah karena dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan.

Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” di Desa Kukuh juga diisi dengan sosialisasi PSBS oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan paket bantuan kepada 50 penerima yang terdiri atas balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK. Masing-masing paket berisi beras 30 kilogram, telur dua krat, dan susu dua kotak.

Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyerahkan 50 paket Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bagi kader PKK Desa Kukuh. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali menyerahkan 10 paket sembako untuk lansia. Kegiatan ini juga didukung Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali yang memberikan susu bagi ibu hamil dan balita.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyalurkan bantuan berupa multivitamin. Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyerahkan tambahan 50 pak telur dan 1.000 bibit tanaman cabai.

Dalam rangka mendukung gerakan penghijauan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali menyerahkan 50 bibit pohon yang terdiri atas durian, alpukat, dan jambu kristal. Sementara itu, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali yang menggelar bimbingan teknis memasak turut menyerahkan buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal.

Setelah menghadiri kegiatan di Desa Kukuh, Ibu Putri Koster juga melakukan sosialisasi di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Dalam kesempatan tersebut, selain menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber, ia juga menyoroti dampak penggunaan gawai secara berlebihan terhadap tumbuh kembang anak.

Untuk itu, ia mengingatkan para ibu agar membatasi penggunaan gawai pada anak-anak karena selain berpotensi merusak kesehatan mata akibat paparan radiasi, juga dapat mengganggu kesehatan mental anak.

Di desa ketiga yang dikunjunginya, yakni Desa Adat Kebontingguh, pendamping orang nomor satu di Bali tersebut mengajak para ibu untuk lebih rajin mengolah masakan berbahan ikan bagi keluarga. Saat ini, persentase konsumsi ikan masih relatif rendah dibandingkan tingkat nasional, padahal ikan kaya akan protein dan omega-3 yang sangat baik bagi pertumbuhan anak.

“Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan sejumlah program yang memudahkan masyarakat memperoleh ikan berkualitas. Untuk itu, saya harap ibu-ibu dapat menyediakannya bagi keluarga,” ujarnya. ( Mul/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana
GRIB Jaya Brebes Sigap Ulurkan Tangan, H. Suripto Hadir Langsung di Tengah Korban Bencana Sridadi
Kolaborasi Dengan Ranting NU Kelurahan Jati, GMBQ Salurkan Wakaf Al-Qur’an Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H
Kodim 1616/Gianyar Gembleng 105 Pelajar Dalam Persami KKRI, Tumbuhkan Jiwa Bela Negara Sejak Dini
HUT WHDI Ke-38 Kabupaten Bangli: Perkuat Peran Perempuan Demi Mewujudkan Indonesia Emas
Jegog Jembrana Kembali Guncang Panggung Jepang Setelah Sepuluh Tahun
Junjung Semangat Keberagaman Wujudkan Denpasar Kota Toleransi
Kodim Badung Bersama Ratusan Peserta Bersihkan Sampah Plastik Kawasan Pantai Kedonganan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:21 WIB

Bergerak dan Berbagi Ibu Putri Koster Inginkan Tiga Kecamatan Jadi Percontohan PSBS

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:02 WIB

Gubernur Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:51 WIB

GRIB Jaya Brebes Sigap Ulurkan Tangan, H. Suripto Hadir Langsung di Tengah Korban Bencana Sridadi

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:28 WIB

Kolaborasi Dengan Ranting NU Kelurahan Jati, GMBQ Salurkan Wakaf Al-Qur’an Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Senin, 16 Februari 2026 - 15:33 WIB

Kodim 1616/Gianyar Gembleng 105 Pelajar Dalam Persami KKRI, Tumbuhkan Jiwa Bela Negara Sejak Dini

Berita Terbaru