Direktur PT CAG Temani Wamen PU PKP RI Kunjungan Di Palembang, Berikut Pokok Pembahasannya

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang,- PT Cipta Arsi Griya (CAG) yang merupakan perusahaan developer termuka yang menaungi daripada perumahan elit Citra Grand City Palembang bersama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendampingi daripada Wakil Menteri Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (Wamen PU PKP RI) ke provinsi Sumsel.

Adapun Kunjungan Wamen PU PKP RI Fahri Hamzah ke beberapa titik yang ada di kota Palembang yang di mulai dari lapangan kawasan jakabaring yang berbasis TPD berupa Rusunami Jakabaring, Perumahan Komunitas Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) non Formal Griya Sumsel Sejahtera, hingga ke Finewoods Park yang berada di kawasan elit Perumahan CGC Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang, Rabu (11/2/2026).

Dikatakan Direktur PT CAG Danny Candra Wijaya, sangat harapan kita sih sangat baik, karena ya Menteri PKP RI dalam hal ini Wamen PKP RI pun melihat, mensupport dari perumahan rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Real Estate Indonesia (REI) terus mensupport pembangunan masyarakat yang ke depannya yang maunya maju untuk Indonesia.

“Makanya dari Badan yang di buat sama Wamen PKP RI ya maunya ya kita semuanya itu bisa maju dengan swasta, pemerintah, bisa bergerak bersama,” ujarnya.

Kemudian, kalau CAG justru dia dari Wamen PKP RI bilang bagus, kita melakukan yang sangat terbaik. Justru beliau kaget melihat itu, ya harusnya banyak tanah-tanah yang tidak terpakai di kelola oleh swasta.

Makanya dia dari Wamen PKP RI tadi setelah kunjungan ke beberapa tempat tadi, kalau bisa swasta yang membangunnya. Kita harus lihat dahulu, kita pelajari, hitung-hitungan, kalau semuanya baik dan memang disupport pemerintah ya kita mungkin mau.

“Terkait mengenai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ada yang disampaikan Wamen PKP RI, dia mensupport. Justru MBR itu harusnya di majukan, di naikkan terus untuk rumah subsidi. Sedangkan kita sudah bangun rumah seimbang 1, 2, dan 3,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, kalau untuk kota Palembang sudah ada yakni Rusunawa yang di Ilir Barat, kalau bisa dikerjakan oleh swasta, atau siapapun yang bisa mengembangkannya.

Kepada pemerintah terus mensupport pembangunan, karena kita semua dari Real Estate ini butuh support dari pemerintah, karena kita tidak bisa bergerak tanpa bantuan dari pemerintah setempat.

“Kalau dari perbankan pembiayaan mereka support semua, kedepannya itu justru dia akan dipelajari. Justru dari Wamen PKP RI dia akan kasih sedikit lebih mudah,” katanya.

Masih dilanjutkannya, karena dia tahu, yang kemarinnya, yang beberapa yang sulit itu akan dipermudah mereka lebih pelajari. Karena kita pun tahu seperti kemarin kita banyak yang beli tapi yang lulus akad kurang dari misal 40 persen.

Untuk back log masih tinggi, dan itu sangat diperlukan sekali pembangunan. Makanya harus dipermudah, nanti izin-izin dan terus dari slip gaji apapun kriterianya harus dipermudah.

“Sehingga mereka dipermudah untuk membeli rumah. Karena kan tadi banyak tahap ya mungkin ke depannya apakah bisa dibuat, misalnya dari REI sudah ada gold seat dan platinum jadi memang properti yang tinggi tidak perlu lagi melewati tahap itu,” ucapnya.

Masih disampaikannya, bisa langsung melewati tahap yang tadi cuma mungkin 1 atau 2 slip gaji sudah bisa KPR yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Masih disini, kita fokus disini semua.

“Kita terus bangun, tapi rumah yang kita bangun yakni komersil. Subsidi sudah kita bangun, tapi nanti yang MBR kita bangun ditempat lain,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan Serta Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, SIRA Laporkan ke Kejati Sumsel
Dugaan Abuse Of Power dan Indikasi KKN Yayasan Bani Makki Kayu Agung DPW-MSK-Indonesia dan PB.FPM Prov.Sumsel Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas 
Randusanga Kulon Mengukir Sejarah: Launching Bank Sampah Rangkul Ceria, Melawan Krisis Lingkungan dengan Kreativitas dan Ekonomi Warga!
SIRA Desak APH Turun Tangan, Diduga Aktivitas Galian Tanah Tidak Berizin (Ilegal) 
Ini Kata Kabid Pengawasan Disnakertrans Sumsel Terkait meninggalnya karyawan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) di pertambangan PT Bukit Asam
Dugaan KKN Dana Bos dan PSG/PSB di SMAN 2 OKU, SMA 7 OKU, SMA 10 OKU, dan SMA 11 OKU Tahun 2023-2025, PST Laporkan ke Kejati Sumsel
TGCL ke-30 Pegadaian di Unila, Ruang Lahirkan Inovasi dan Wirausaha Muda
DPRD Sumsel Dapil II Serap Aspirasi Peningkatan Fasilitas Pendidikan, Reses di SMA Negeri 17 Palembang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:29 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan Serta Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, SIRA Laporkan ke Kejati Sumsel

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:07 WIB

Direktur PT CAG Temani Wamen PU PKP RI Kunjungan Di Palembang, Berikut Pokok Pembahasannya

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:04 WIB

Randusanga Kulon Mengukir Sejarah: Launching Bank Sampah Rangkul Ceria, Melawan Krisis Lingkungan dengan Kreativitas dan Ekonomi Warga!

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:16 WIB

SIRA Desak APH Turun Tangan, Diduga Aktivitas Galian Tanah Tidak Berizin (Ilegal) 

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:40 WIB

Ini Kata Kabid Pengawasan Disnakertrans Sumsel Terkait meninggalnya karyawan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) di pertambangan PT Bukit Asam

Berita Terbaru

Bali

Pemusnahan BB Bukti dari Komitmen Pemberantasan Narkoba

Jumat, 13 Feb 2026 - 06:57 WIB