Walikota Padangsidimpuan Anggarkan Gaji Staf Khusus 450 JUTA

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com PADANGSIDIMPUAN-
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menganggarkan biaya untuk menggaji tenaga ahli atau staff khusus walikota Padangsidimpuan sebesar Rp 450 juta, hal ini sangat bertolak belakang jika dilihat dari keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah kota padangsidimpuan.

Staf Khusus atau tenaga ahli umumnya bertugas memberikan saran, masukan, pertimbangan, dan rekomendasi kepada pimpinan atau kepala daerah, seperti menteri, gubernur, bupati atau walikota terkait dengan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Selain itu staf khusus juga dapat bertugas untuk memperlancar pelaksanaan tugas pimpinan, berkoordinasi dengan unit kerja lain, dan menjalankan tugas sesuai arahan pimpinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal ini, walikota boleh memiliki staf khusus, tetapi terdapat pembatasan dan pengaturan terkait pengangkatannya. Secara umum, walikota dapat mengangkat staf khusus untuk membantu dalam menjalankan tugasnya, tetapi kebutuhan tersebut juga harus mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

Secara ringkas, walikota dapat memiliki staf khusus, tetapi pengangkatannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku, mempertimbangkan kebutuhan daerah, dan kemampuan keuangan daerah.

Namun dalam hal ini wajarkah pemerintah kota Padangsidimpuan membuat suatu perencanaan untuk merekrut staf khusus walikota dan wakil walikota Padangsidimpuan dengan biaya Rp 450 juta.

Dimana nasib tenaga honorer di Padangsidimpuan terdapat isu dari berbagai sumber media memberitakan mengenai keterlambatan pembayaran gaji Honorer masih ada yang tersendat-sendat atau belum dibayarkan, bahkan ada yang sampai tiga bulan belum gajian.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh telah melarang para kepala daerah mengangkat staf khusus maupun staf ahli pada tahun ini.

Zudan mengatakan, fokus belanja pegawai di daerah harus diperuntukkan mengangkat para tenaga honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK di tengah terbatasnya anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah pusat dan daerah.

Kendati demikian, publik perlu tahu siapa orang-orang yang diangkat menjadi staf khusus itu, apakah mereka benar-benar direkrut berdasarkan keahlian dan pendidikan mereka, dimana mereka nantinya bisa menyumbangkan tenaga dan fikiran untuk kemajuan Kota Padangsidimpuan.

Atau, mungkin staf khusus ini direkrut dari orang-orang terdekat atau para tim sukses kampanye yang menagih janji kepada walikota dan wakil walikota untuk mendapatkan kursi menjadi staff khusus mereka.

Data dari Rencana Umum Pengadaan (RUP), tertulis nama paket belanja jasa tenaga ahli yang anggarannya di tampung pada satuan kerja bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) dengan sumber dana dari APBD Kota Padangsidimpuan tahun 2025 senilai Rp 450 juta.

Plt Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Ery Silvana mengatakan, anggaran senilai Rp 450 juta untuk belanja jasa tenaga atau staf khusus benar ditampung di bagian Prokopim Pemko Padangsidimpuan.

‘itu benar, cuman kan masih dalam perencanaan, belum ada realisasinya kita ikuti aja perkembangannya,” ungkap Ery kepada awak media diruang kerjanya, Jumat (16/5/2025).

“Saya kan baru menjabat disini, jadi perencanaannya itu tahun kemarin dan saya kan ngak ikut disitu,” tambahnya.

Kemudian ketika awak media mempertanyakan lebih dalam lagi terkait anggaran jasa tenaga ahli tersebut, Ery terkesan membatasi pertanyaan dari awak media.

“Waktu perencanaan kan saya ngak ada, untuk lebih jelasnya lagi silahkan ditanyakan ke Kabag yang lama” ucapnya lagi.

Ery hanya membenarkan anggaran untuk jasa tenaga ahli sebesar Rp 450 juta ditampung di satuan kerja bagian Prokopim, namun informasi lebih dalam lagi Ery menyarankan agar ditanyakan ke Daulat Parlaungan Dalimunthe sebagai Plt Kabag Prokopim sebelumnya.

(Rihat Mangunsong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Iuran Sarana Air Bersih Kampung Koang Pasir, Mediasi Ungkap Adanya Miskomunikasi
Wujud Kepedulian, Pegadaian Bantu Keluarga Nasabah Korban Kebakaran Bangkit Kembali
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan
Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif
Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur
Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur Hasilkan Rekomendasi Strategis Arah Baru Pengelolaan Kawasan Batur
Forum Silaturahmi LBH GADJA MADHA Indonesia di Muncar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Bagikan KTA Anggota
Gerakan Langit Biru Menjelang HUT Ke-25, Demokrat Bali Melaksanakan Bersih Sampah Serta Menebar Benih Ikan Di Danau Beratan Dan Tamblingan 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Polemik Iuran Sarana Air Bersih Kampung Koang Pasir, Mediasi Ungkap Adanya Miskomunikasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Wujud Kepedulian, Pegadaian Bantu Keluarga Nasabah Korban Kebakaran Bangkit Kembali

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur

Berita Terbaru