Layanan Dasar Tak Bisa Parsial, Lomba Posyandu Kesdam V/Brawijaya Perkuat Kemitraan Pemkab Lumajang–TNI

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang, Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Kesdam V/Brawijaya yang digelar di Batalyon Infanteri (Yonif) 527/BY, Kabupaten Lumajang, Selasa (3/2/2026), menjadi gambaran nyata bahwa penguatan layanan dasar masyarakat tidak dapat dibangun secara parsial. Posyandu tidak cukup hanya dinilai dari rutinitas kegiatan, melainkan dari kemampuan membangun sistem pelayanan yang terpadu, konsisten, serta didukung kolaborasi lintas sektor yang kuat.

Keikutsertaan Posyandu Kemuning 527 dalam lomba tersebut menunjukkan bagaimana sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan TNI dapat menghadirkan layanan dasar yang lebih terstruktur dan berdampak. Pembinaan Posyandu di lingkungan satuan tidak hanya memperkuat dukungan sumber daya, tetapi juga membangun kultur pelayanan yang disiplin, tertib administrasi, dan terukur dalam pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Adji Kusuma, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari proses evaluasi sekaligus pemacu peningkatan kualitas. Menurutnya, arah kebijakan nasional tentang Transformasi Posyandu menuntut Posyandu berperan sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih luas, menyentuh aspek kesehatan, sosial, hingga ketahanan keluarga.

“Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga melaksanakan enam bidang Standar Pelayanan Minimal. Hal ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pelayanan yang terpadu, responsif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dewi Natalia menilai, kolaborasi Pemkab Lumajang dengan TNI melalui pembinaan di lingkungan satuan merupakan model kemitraan strategis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini. Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, layanan dasar seperti Posyandu menjadi garda terdepan karena bersentuhan langsung dengan kondisi riil masyarakat, mulai dari pencegahan stunting, kesehatan ibu-anak, hingga edukasi keluarga sehat.

Posyandu Kemuning 527 sendiri dinilai sebagai Posyandu binaan yang aktif dan konsisten. Sinergi kader Posyandu bersama Persit Kartika Chandra Kirana serta dukungan lintas sektor memperlihatkan bahwa layanan masyarakat akan jauh lebih kuat bila dijalankan melalui kerja kolektif yang terkoordinasi. Keterlibatan unsur TNI juga memberikan penguatan dalam aspek pendampingan, pengorganisasian kader, serta pembinaan yang berkelanjutan.

“Lomba ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para kader yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan. Kami berharap semangat ini terus terjaga dan dapat menjadi inspirasi bagi Posyandu lainnya di Kabupaten Lumajang,” tambahnya.

Lebih jauh, lomba ini menegaskan bahwa kualitas layanan dasar tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi oleh ekosistem pelayanan yang dibangun bersama. Pemerintah daerah berperan dalam kebijakan dan penguatan program, sementara TNI melalui pembinaan satuan dapat memperkuat pelaksanaan di lapangan melalui dukungan organisasi dan kedisiplinan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan, memastikan keberlanjutan program, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Posyandu.

Dengan demikian, Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Kesdam V/Brawijaya bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang pembuktian bahwa pembangunan kesehatan masyarakat dan ketahanan keluarga membutuhkan sinergi nyata.

Pemkab Lumajang berharap, model kemitraan lintas sektor seperti ini terus diperluas agar Posyandu semakin berperan sebagai pusat layanan dasar yang modern, responsif, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD
Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG
Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam
Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas
Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang
Dinkes Genjot Cakupan BPJS Ibu Hamil Sejak Trimester Pertama, Bidan Desa Dikerahkan Cek Keaktifan
Didukung Noora Health, Banyuwangi Segera Hadirkan Konsultasi Kesehatan Online 24 Jam
Layanan Khitan UPTD Puskesmas Kutabumi Dorong Akses Sunat Aman dan Terjangkau

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD

Senin, 20 Juli 2026 - 07:22 WIB

Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:52 WIB

Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang

Berita Terbaru