Polsek Serpong Terlambat Menindaklanjuti Informasi dari Awak Media Terkait Peredaran Obat Ilegal

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang – Gerai Pulsa di Jalan Raya Serpong, kelurahan Paku Alam,kecamatan Serpong Utara,Tangerang Selatan, yang diduga menjual obat-obatan ilegal seperti kramadol dan eximer dan lain sebagainya ditemukan tutup saat tim Polsek Serpong melakukan penindakan sekitar pukul 13.34 Wib. Padahal, gerai tersebut masih buka saat dipantau awak media sekitar pukul 10.43 Wib.Selasa(27/1/2026).

Masyarakat dan media penasaran, apakah ada kebocoran informasi sehingga gerai tersebut bisa tutup lebih dulu, ataukah memang sistem buka tutup untuk menghindari penindakan. Publik berharap Polres atau Polsek segera menindaklanjuti kasus ini untuk membersihkan Tangsel dari peredaran obat ilegal.

Lokasi gerai tersebut sudah diketahui pasti, namun belum ada informasi apakah ada penangkapan atau penyitaan barang bukti. Masyarakat Tangsel berharap agar kepolisian dapat bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepolisian harus menjelaskan apa yang terjadi dengan gerai tersebut dan apakah ada upaya untuk melacak jaringan peredaran obat ilegal di Tangsel. Masyarakat juga berharap agar tidak ada intervensi atau perlindungan terhadap gerai tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena lokasi gerai yang strategis dan potensi besarnya peredaran obat ilegal di Tangsel. Masyarakat berharap agar kepolisian dapat meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran obat ilegal.

Masyarakat Tangsel berharap agar kepolisian dapat membersihkan kota dari peredaran obat ilegal dan memberikan rasa aman bagi warga. Penindakan yang tegas dan transparan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Kepolisian harus segera memberikan penjelasan dan tindakan lanjutan atas kasus ini untuk memenuhi harapan masyarakat Tangsel.

 

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan
Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah
Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan
Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan
Bapang Beras Alokasi Juli-September Disalurkan di Mangunharjo, Lurah Ikrom: Semoga Meringankan Beban Masyarakat
Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 03:52 WIB

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WIB

Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 12:55 WIB

Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan

Kamis, 17 September 2026 - 11:06 WIB

Bapang Beras Alokasi Juli-September Disalurkan di Mangunharjo, Lurah Ikrom: Semoga Meringankan Beban Masyarakat

Berita Terbaru