Garudaxpose.com | Jakarta, – Milenial Anti Korupsi (Mako), sebagai pengiat anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Sumatera Selatan (Sumsel) sambangi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) terkait Harta Kekayaan pejabat dalam hal ini Sekda Kota Palembang, Sumatera Selatan yang diduga banyak kejangalan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Umum Mako Wadi Hartono kepada awak media, Rabu (21/01/26),”iya, hari ini kami (Mako) Laporkan ke KPK RI terkait Harta Kekayaan pejabat dalam hal ini H. Aprizal Hasyim selaku Sekda Kota Palembang, Sumatera Selatan yang diduga banyak kejangalan,”ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari Pantauan Tim Investigasi kami di Lapangan Di Duga masih banyak Harta Kekayaan Sekda Kota Palembang yang Di Duga tidak di Laporkan, bahkan Harta yang di Laporkanpu banyak Kejangalan, Komisi Pemberantasan Korupsi Wajib Memeriksa H. Aprizal Hasyim, S.Sos., MM yang kami duga banyak kejanggalan. Selaku Sekda Kota Palembang,”tambahnya.
“Karena Menurut Penelusuran Tim Kami Peningkatan Harta Kekayaan Sekda Dari Tahun Ketahun Sangat Meningkat Drastis Bahkan Dugaan Kami Semakin Nyata Ketika Melihat Laporan LHKPN Selaku Sekda Kota Palembang H, Aprimi Hasyim, S.Sos, MM” yang Dari Tahun 2023 Ke Tahun 2024 Meningkat 100% Sedangkan Dari Hasil LHKPN Saudara “H. Aprizal Hasyim, S.Sos., MM” Tidak Memiliki Perusahaan Atau Perkebunan Yang Bisa Menghasilkan Harta Sebanyak Itu,”jelasnya.
Kami Milenial Anti Korupsi (MAKO) meminta KPK RI Sbb ;
1.Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Untuk Melakukan Pemeriksaan, Pemanggilan Dan Diminta Keterangan. Terhadap Saudara H. Aprizal Hasyim, S.Sos., MM sebagai SEKDA Kota Palembang untuk segera melakukan audit menyeluruh terkait harta ke kayaan SEKDA KOTA PALEMBANG yang di duga banyak ke jangalan tersebut.
2.Kami meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia tidak boleh diam saja, KPK harus turun ke Kota Palembang segera panggil dan periksa Sekda Kota Palembang yang di duga memiliki kekayaan yang tidak wajar.
3.Sebagai Lembaga kontrol sosial kami akan mengawal permasalahan tersebut
Alhamdullilah,’laporan Mako di terima oleh KPK RI melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KPK RI yang di terima oleh Bunga, dan selain itu besok kami juga akan melaporkan dugaan korupsi pengadaan lahan kolam retensi simpang bandara ke mabes polri untuk secepatnya ada penetapan tersangka oleh Polda Sumsel, dan kami berharap KPK RI segera menindaklanjuti laporan kami ini,”pungkasnya.













