Photo/doc-Wakil Bupati -Wurja SE, secara langsung hadir untuk menyerahkan bantuan benih Kakap Putih,Rabu,4 Maret 2026.
BREBES,GarudaXpose.com-// Dalam upaya konkret mewujudkan kemandirian pangan dan menggenjot perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Perikanan telah meluncurkan program strategis dengan menyerahkan 105.000 ekor benih ikan kakap putih. Bantuan vital ini, yang didapatkan dari Balai Perikanan Budidaya Laut Lampung di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), disalurkan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Desa Randusanga Wetan pada hari Rabu, 4 Maret 2026. Inisiatif ini menandai babak baru dalam pengembangan sektor perikanan Brebes, yang diharapkan mampu menciptakan efek domino positif bagi masyarakat pesisir.
Acara serah terima benih kakap putih ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan rakyatnya. Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, secara langsung hadir untuk menyerahkan bantuan tersebut. Beliau didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Drs. Eko Supriyanto MSi, dalam momen penting yang disaksikan oleh perwakilan Pokdakan penerima manfaat. Kehadiran para pejabat tinggi ini menegaskan keseriusan Pemkab dalam mengawal keberhasilan program.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidatonya, Wabup Wurja SE menggarisbawahi bahwa bantuan ini adalah lebih dari sekadar dukungan materi. Ini adalah sebuah “stimulan” atau pemicu bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kalangan warga pesisir. “Kami percaya penuh bahwa dengan bibit kakap putih ini, produksi perikanan di Brebes akan melonjak tajam, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan signifikan dalam taraf hidup dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan dan nelayan,” tegas Wurja. Ia juga menambahkan visi jangka panjang Pemkab Brebes untuk mengoptimalkan seluruh potensi maritim yang melimpah, menjadikan Brebes sebagai lumbung pangan laut nasional.
Detail mengenai distribusi benih juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan, Eko Supriyanto. Sebanyak 105.000 ekor benih tersebut telah didistribusikan secara proporsional kepada tiga kelompok pembudidaya ikan yang paling aktif dan berpotensi di wilayah pesisir Brebes. “Ketiga kelompok tersebut adalah Pokdakan Kejora Makmur yang berbasis di Desa Randusanga Wetan, Kecamatan Brebes; kemudian Pokdakan Makmur Jaya dari Desa Krakahan, Kecamatan Tanjung; dan terakhir, Pokdakan Mina Sebrogan dari Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung,” jelas Eko. Masing-masing Pokdakan menerima jatah 35.000 ekor benih, sebuah angka yang diharapkan cukup untuk memulai skala budidaya yang menguntungkan.
Eko Supriyanto juga memaparkan rationale di balik pemilihan jenis ikan kakap putih. Menurutnya, ikan ini tidak hanya memiliki daya jual tinggi di pasar lokal maupun internasional, tetapi juga sangat adaptif dengan kondisi lingkungan perairan di Randusanga. “Nilai ekonomis kakap putih yang prima, ditambah dengan kesesuaian habitat, menjadikan pilihan ini sangat strategis. Kami sangat berharap, dengan pengelolaan budidaya yang disiplin dan profesional dari para anggota Pokdakan, hasil panen dapat mencapai puncaknya,” harap Eko. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pembudidaya, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem dan memastikan keberlanjutan program ini demi pendapatan masyarakat yang terus meningkat secara signifikan. Program ini bukan hanya tentang ikan, tapi juga tentang membangun harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi Brebes.(red)
(Agus)













