Garudaxpose.com | Bali – Dalam suasana duka yang menyelimuti keluarga dan warga Desa Petak Kaja, kehadiran aparat kewilayahan menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Babinsa Desa Petak Kaja Koramil 1616-01/Gianyar, Sertu. I Made Mawa hadir di tengah – tengah warga untuk memberikan pelayanan, pendampingan, serta memastikan rangkaian kegiatan adat berjalan dengan aman dan tertib.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Babinsa melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka upacara Manusa Yadnya berupa penguburan jenazah almarhumah Ni Made Windri, yang meninggal dunia karena sakit. Prosesi penguburan dilaksanakan di Setra Desa Adat Mantring, Desa Petak Kaja, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, dengan dihadiri oleh keluarga besar serta masyarakat setempat.
Guna mendukung kelancaran prosesi penguburan, Babinsa bersinergi dengan Pecalang sebagai unsur pengamanan adat. Pengamanan dilakukan sejak dari rumah duka hingga perjalanan menuju setra, dengan menempatkan personel di sejumlah titik persimpangan serta melaksanakan pengaturan arus lalu lintas menggunakan sistem buka – tutup guna menghindari kemacetan dan menjaga keselamatan warga.
Sekitar kurang lebih 200 orang warga Desa Adat Mantring turut mengiringi prosesi penguburan tersebut. Berkat kerjasama yang solid antara Babinsa, Pecalang dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan kondusif, sehingga prosesi adat dapat berlangsung dengan khidmat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang berduka, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat. @ (suriasih)












