Warga Kp.Rancaleutik Protes Proyek Pembangunan Gedung GSG Kecamatan Jayanti, Kerja Diproyek GSG di Berhentikan di Ganti Orang Luar Daerah

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Proyek Pembangunan gedung GSG Kecamatan Jayanti, menjadi perbincangan warga sekitar, terkait lebih mementingkan pekerja dari daerah luar dari pada warga masyarakat lingkungan sekitar. Kamis (02/10/25)

Menurut adauan beberapa warga masyarakat lingkungan Kp.Rancaleutik rt 01/02, Desa Pasirgintung, mandor proyek pembangunan gedung GSG Kecamatan Jayanti, lebih memilih pekerja dari luar wilayah seperti daerah sukabumi dan Serang Banten.

Hasbi warga lingkungan sekitar kantor Kecamatan Jayanti mengatakan di hadapan awak media dirinya beserta 7 orang rekannya masih warga sekitar proyek di berhentikan bekerja oleh mandor proyek dengan alasan pekerjaan hampir selesai dan akan di rolling seminggu sekali pekerjanya, namun pada kenyataannya mandor proyek tersebut menggantikan dengan pekerja dari luar daerah, “Kami merasa di rendahkan sebagai warga lingkungan tanpa ada kesalahan, kami tidak di pekerjakan kembali, ” Jelasnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Boni/Sandi Humas DPC GNN Kabupaten Tangerang Protes keras atas sikap mandor proyek pembangunan gedung GSG Kecamatan Jayanti, yang telah sewenang-wenang mengganti pekerja proyek tanpa dasar dan alasan yang jelas, menurutnya warga lingkungan berhak bekerja di wilayahnya jangan sampai menjadi penonton, sesuai otonomi daerah, “Tegasnya

Kalau mau saya ceritakan banyak temuan yang bisa saya laporkan, diantara bangunan yang tidak bagus, potongan limbah besi proyek satu mobil yang dijual,” Tutur warga yang tidak mau menyebutkan namanya.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru