Garudaxpose.com| Probolinggo – Destinasi jalan berlobang kurang lebih 1200 Meter jalan hancur, di desa sariwani kecamatan Sukapura kabupaten Probolinggo kini di berlakukan buku tutup.
Jalan rusak parah sehingga kendaraan bermotor ataupun mobil yang melintas di sepanjang jalan penghubung pasti oleng dahsyat. Sabtu (08/11/2025)
Kondisi ini yang membuat para warga pengguna jalan yang melintas di jalur jalan kabupaten tersebut prihatin sehingga berupaya untuk membantu pemerintah kabupaten membangun jalan dengan cara swadaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan diberlakukan buka tutup karena ada perbaikan pemasangan paving blok secara berkala dengan dana yang juga berkala dari para donatur.
Mengeluh bukan sifat kami orang suku Tengger, yang memang suka bergotong royong, mengeluh tidak akan memberikan solusi untuk keselamatan warga
Karena kami bersama hanya berfikir bahwa keselamatan warga yang utama, siap hari kami melintas anak anak kami sekolah juga melintas di jalan ini, kami mengangkut hasil panen dan mau ke ladang juga lewat jalan tersebut jadi kami terus berjuang tiap hari melawan keinginan agar jalan di desa sariwani memadai untuk meningkatkan ekonomi dan ketahanan pangan.
“Mengeluh bukan cara untuk mendapatkan solusi agar jalan di desa sariwani lebih baik dan memadai, dengan tekat dan bergotong royong maka dengan bertahap jalan yang rusak parah bisa kita perbaiki dengan pemasangan paving blok, yang sudah diperbaiki sudah 150 meteran itu di titik terparah yang belum di perbaiki kurang lebih 30 meteran,
Kita upayakan buka tutup jalan selama perbaikan jalan berlangsung, semoga upaya kami bisa menjadi atensi pemerintah untuk segera memperbaiki infrastruktur yang rusak di wilayah kabupaten Probolinggo,” ucap Efendi Sukasiono.
Selama pengerjaan jalan para donatur yang peduli dengan keselamatan warga terus berdatangan, baik dari warga desa sariwani sendiri bahkan banyak yang dari luar daerah.
” Apresiasi kepada semua donatur yang sangat peduli kepada keselamatan warga, karena jalan desa sariwani merupakan jalur utama untuk perkembangan ekonomi dan penghubung antar kecamatan dan kabupaten, bagi pengendara sementara waktu perjalanan terganggu karena di desa sariwani di berlakukan buka tutup selama perbaikan jalan berlangsung,” pungkas Fitra.














