Terkait Tidak Tercapainya Target PAD, SIRA dan PST Dukung dan Desak Walikota Palembang Evaluasi Serta Copot Jajaran Pejabat BAPENDA Kota Palembang

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang, – Massa Lembaga Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) dan Pemerhati Situasi Terkini (PST) kembali menggelar aksi damai yang ke-3 kalinya, di Kantor Walikota Palembang guna terus mengingatkan Pemerintah Kota Palembang agar tidak main-main terkait serapan anggaran yang menjadi jantung Pembangunan Daerah dan kami (SIRA dan PST) juga bersatu bersama aktivis lainnya untuk mendukung dan mendesak Walikota Palembang untuk mengevaluasi jajaran tinggi pejabat (Badan Pendapatan Daerah) Bapenda Kota Palembang, Sumatera Selatan. Selasa (10/02/26)

Dalam orasinya, Rahmat Sandi Iqbal, SH mengatakan,’capaian PAD (Pendapatan Asli Daerah) tahun 2025 hanya mencapai 85% dari target sebesar 1,8 Trilyun, cerminan ini menunjukan gagalnya kinerja BAPENDA Kota Palembang,”ujarnya.

Penyerapan PAD yang tidak maksimal adalah bukti buruknya kinerja jajaran Bapenda Palembang dalam mengemban tugas yang telah di amanahkan dalam mengelola, memungut, dan mengawasi PAD seperti pajak daerah dan retribusi, rendahnya serapan PAD ini adalah wujud dari tata kelola kebijakan yang buruk atau memang para pejabatnya yang tidak mampu bekerja dengan baik? yang pada akhirnya berdampak negatif pada pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Rahmat Sandi Iqbal yang juga Direktur Eksekutif SIRA ini menambahkan, angka 85% harusnya menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Palembang untuk berbenah di tahun 2026 ini, apalagi di tahun 2026 target PAD meningkat sebesar 1,96 Trilyun.

Bahwa jajaran Bapenda Palembang harus segera dilakukan evaluasi secara besar-besaran, namun lebih penting dari itu sebelum dilakukan perombakan para pejabatnya, Bapenda Palembang harus dilakukan Audit menyeluruh oleh Aparat Penegak Hukum, untuk membuktikan bahwa gagalnya capaian PAD ini apakah karena ada kebocoran di sektor pajak atau memang ketidakmampuan pejabatnya dalam melaksanakan tugas memungut pajak daerah.

Ditempat yang sama orator lainnya, Dian HS mengatakan mencermati situasi ini maka,” kami dari lembaga Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) dan Pemerhati Situasi Terkini (PST) hari ini kembali menggelar aksi damai yang ke-3 kalinya guna terus mengingatkan Pemerintah Kota Palembang agar tidak main-main terkait serapan anggaran yang menjadi jantung pembangunan daerah,”jelasnya.

”Mengingat bahwa PAD (Pendapatan Asli Daerah) memegang peranan krusial dalam mendukung terwujudnya program-program pemerintah kota Palembang. Maka dari itu, Dalam rangka mendukung kinerja Walikota dan Wakil Walikota Palembang (RDPS) dalam mewujudkan Palembang beRDjaya Palembang Sejahtera,”ungkapnya Dian HS Ketua PST lebih lanjut.

Hal yang sama, Rahmat Hidayat, SE menambahkan, untuk itu kami (SIRA dan PST) meminta dan menuntut serta mendesak Walikota Palembang sbb ;

1.Mendesak Walikota Palembang segera mengganti dan mencopot Saudara “M” sebagai Kaban Bapenda Palembang dengan SDM yang lebih mumpuni sehingga PAD Kota Palembang dapat terserap maksimal di tahun 2026 ini.

2.Mempertanyakan sikap Walikota Palembang kenapa sampai hari ini belum juga mengganti Kepala Bapenda Palembang “M” yang sudah jelas-jelas gagal dalam memaksimalkan PAD Kota Palembang sepanjang tahun 2025, sedangkan di tahun 2026 tugas bapenda akan jauh lebih berat karena PAD Kota Palembang meningkat menjadi Rp. 1,96 T.

3.Kami mendesak Walikota dan Wakil Walikota Palembang untuk secepatnya melakukan perombakan dan mengganti Kepala Badan, Kabid PBB BPHTB, Kabid P4D, Kabid PDL dan seluruh Kepala UPTD Bapenda yang ada di 18 Kecamatan Kota Palembang dengan yang lebih mumpuni, berkompeten dan professional, agar PAD (Pendapatan Asli Daerah) kota Palembang tahun 2026 yang naik menjadi 1,96 T dapat tercapai secara maksimal.

Sementara itu, massa aksi SIRA dan PST di terima oleh Walikota Palembang yang di Wakili oleh Rudi Fungsional Ahli Madya Kota Palembang di dampingi oleh Riasin Inpektorat Kota Palembang yang mengatakan terkait aksi kawan-kawan SIRA dan PST akan kami sampaikan dengan pimpinan

“Mudah-mudahan aksi ini akan bermanfaat untuk Kota Palembang, karena kedepannya Kota Palembang untuk lebih maju,”tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brebes dalam Pusaran Dilema: Peternakan Sapi di Lahan Sawah Dilindungi, Kajian Ulang Penentu Nasib!
Jadi Tuan Rumah Muktamar PII, Palembang Sukses Besar
Walikota Padangsidimpuan Anggarkan Gaji Staf Khusus 450 JUTA
Marponcak Kekuasaan: Di Jarak Sedekat Itu, Maka Merangkul Bisa Berubah Menjadi Cekikan”
CACA SUMSEL Geruduk Kantor Walikota Palembang Terkait Dugaan Abuse of power di Dinas Pendidikan Kota Palembang
Target Seluruh Provinsi Di Indonesia Terbentuk SBUJakon, Ini Beberapa Pesan Disampaikan
Ini Ungkap Ketua Komisi IV DPRD Prov. Sumsel Dalam Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bersama PT Putra Perkasa Abadi (PPA) Terkait Kejadian di Wilayah Kerja PT Bukit Asam (PTBA) Beberapa Waktu Lalu !!!
Cari Atlet Profesional, ORADO Kota Palembang Segera Gelar KEJURCAB 2026, Ini Informasi dan Daftar Selengkapnya !!!

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:56 WIB

Brebes dalam Pusaran Dilema: Peternakan Sapi di Lahan Sawah Dilindungi, Kajian Ulang Penentu Nasib!

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:17 WIB

Jadi Tuan Rumah Muktamar PII, Palembang Sukses Besar

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:38 WIB

Walikota Padangsidimpuan Anggarkan Gaji Staf Khusus 450 JUTA

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:28 WIB

Marponcak Kekuasaan: Di Jarak Sedekat Itu, Maka Merangkul Bisa Berubah Menjadi Cekikan”

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:53 WIB

CACA SUMSEL Geruduk Kantor Walikota Palembang Terkait Dugaan Abuse of power di Dinas Pendidikan Kota Palembang

Berita Terbaru