Garudaxpose.com | Jember – Kegiatan berbagi takjil yang dilakukan oleh SMPN 1 Arjasa merupakan tradisi positif yang biasanya digelar setiap bulan Ramadhan. Aksi Sosial SMPN 1 Arjasa ini merupakan aksi tebar kebaikan di bulan suci Ramadhan 1447 H dan takjil yang dibagikan seperti susu kedelai, es dawet merupakan hasil karya siswa dan warga sekolah SMPN Arjasa, Jumat 13/03/2026.
Kegiatan aksi melibatkan kolaborasi antara OSIS, para guru, dan staf sekolah. Lokasi di depan kampung JFC selatan Kantor Kecamatan Arjasa dipilih karena merupakan titik strategis yang ramai dilalui oleh masyarakat dan pengendara menjelang waktu berbuka puasa.
Adapuntarget utamanya adalah pengendara roda dua, pengayuh becak, serta pejalan kaki yang melintas di jalur utama depan kantor kecamatan.
Sebagai kepala SMPN 1 Arjasa, Drs. Setiyo Martono menyampaikan kegiatan aksi berbagi takjil SMPN 1 Arjasa ini ternyata mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang merasa terbantu dengan adanya takjil gratis untuk membatalkan puasa di tengah perjalanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Drs.Setiyo Martono aksi berbagi takjil ini sebagai sarana pembentukan karakter siswa. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Pesan utamanya adalah agar para siswa khususnya pengurus OSIS dapat mengasah empati dan kepedulian sosial. Beliau berharap nilai-nilai berbagi ini tetap tertanam dalam diri siswa bahkan setelah bulan Ramadan berakhir.
Lebih lanjut Drs.Setiyo Martono menyampaikan dengan adanya aksi berbagi takjil ini menjadi jembatan silaturahmi yang kuat antara keluarga besar SMPN 1 Arjasa dengan masyarakat sekitar. Berbagi takjil Ramadhan secara langsung turun ke jalan di depan kampung JFC selatan kantor kecamatan ini merupakan upaya sekolah ingin menunjukkan sikap “andhap asor” dan kebermanfaatan bagi warga Arjasa.
Aksi berbagi takjil meskipun sederhana, diharapkan dapat membawa keberkahan. Harapannya, seluruh donasi yang terkumpul dari sukarela siswa dan guru menjadi amal jariyah bagi mereka yang terlibat.
“Kami berharap melalui aksi kecil ini, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap sesama. Semoga apa yang diberikan bisa membantu para musafir dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.” pungkas Setiyo Martono. (S.Raharjo)












