Garudaxpose.Com // KRAKSAAN – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan kegiatan pemberian obat terapi pencegahan Tuberkulosis (TBC) jenis 3HP bagi 57 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memiliki kontak erat atau sempat sekamar dengan pasien TBC. Obat 3HP ini diberikan secara rutin seminggu sekali selama tiga bulan, sebagai upaya mencegah penularan penyakit menular di lingkungan hunian. Kamis (20/11/25)

Karutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Rutan Kraksaan dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan aman bagi seluruh WBP. “Program pemberian obat 3HP ini kami laksanakan untuk menjaga kesehatan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan dan mencegah penyebaran TBC di Rutan Kraksaan,” tutur Galih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin Zaini, pendampingan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dan Puskesmas Kraksaan memastikan program ini terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. “Pemberian obat ini dilakukan seminggu sekali selama tiga bulan, dan kami juga memantau kesehatan WBP secara rutin agar terapi berjalan efektif,” ujar Yasin.
Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara Rutan Kraksaan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dan Puskesmas Kraksaan. Selain memastikan ketersediaan obat, pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas juga melakukan pendampingan dalam pemberian terapi, termasuk pemantauan kesehatan WBP penerima obat.
“Red/**















