BREBES,GarudaXpose.com-Polres Brebes resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026,Senin, 2 Februari 3026 dengan tujuan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Dalam operasi ini, puluhan personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres setempat, seperti jalan-jalan utama, persimpangan, dan area sekolah.
“Sebayak 92 personel diterjunkan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 ini,” kata Ps Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo. Operasi ini akan menyasar beberapa pelanggaran prioritas, antara lain penggunaan helm non-SNI, sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, dan lain-lain. Selain itu, operasi ini juga akan memfokuskan pada penindakan terhadap pengendara yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan kendaraan yang tidak memiliki surat tanda nomor kendaraan (STNK).
Polres Brebes tidak bergerak sendiri, puluhan personel Polri didukung penuh oleh jajaran instansi samping, yaitu TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. “Dengan kolaborasi ini, diharapkan pengawasan dapat menjangkau area yang lebih luas, guna menekan angka pelanggaran lalu lintas secara signifikan,” tegas Iptu Indra. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendekatan yang diambil tetap bersifat edukatif, dengan memberikan teguran simpatik serta edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara bagi semua pengguna jalan. “Tujuan utama kami membangun budaya tertib berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan fatalitas,” ujarnya. Edukasi ini akan dilakukan melalui berbagai cara, seperti penyebaran brosur, pemasangan spanduk, dan penyuluhan di sekolah-sekolah.
Dalam pelaksanaan operasi ini, Polres Brebes juga akan memanfaatkan teknologi untuk memantau dan mengatur lalu lintas. “Kami akan menggunakan kamera CCTV dan aplikasi mobile untuk memantau situasi lalu lintas dan memberikan informasi kepada masyarakat,” tambah Iptu Indra. Teknologi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi.
Dengan adanya Operasi Keselamatan Candi ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk disiplin di jalan raya dapat meningkat, terutama menjelang persiapan mudik lebaran mendatang. Polres Brebes juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.
“Jangan lupa untuk selalu menggunakan helm, sabuk pengaman, dan mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan Anda adalah prioritas kami,” tutup Iptu Indra.
Operasi Keselamatan Candi 2026 ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 1 hingga 14 Februari 2026. Masyarakat dapat memantau perkembangan operasi ini melalui akun media sosial Polres Brebes atau langsung menghubungi nomor hotline yang telah disediakan.
Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat, Polres Brebes berharap dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.
(Agus)












