Shuttle Bus Permudah Akses Pemedek di Pura Besakih Saat Karya IBTK

- Penulis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garidaxpose.com l Denpasar-Bali –Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih tahun ini menghadirkan penataan yang semakin baik, khususnya dalam hal transportasi dan akses menuju kawasan pura.

Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi luas adalah penyediaan layanan shuttle bus yang mengantar pemedek dari kantong parkir di kawasan Manik Mas menuju area utama pura. Kehadiran layanan ini dinilai mampu memberikan kenyamanan sekaligus mengurai kepadatan yang sebelumnya kerap terjadi.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada Selasa (7/4), sejumlah pengunjung mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Salah satunya, I Nyoman Merta, yang menyampaikan bahwa layanan shuttle bus sangat memudahkan dirinya sebagai lansia dalam mengakses kawasan pura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai lansia, saya sangat terbantu. Tidak perlu lagi menyewa ojek dan bisa tangkil dengan lebih nyaman,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Bali dalam menata kawasan Besakih sehingga menjadi lebih tertib dan nyaman bagi para pemedek.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Badan Pengelola Besakih pada bagian shuttle dari unsur pemuda, Gusti Ngurah Oki Puja Astawa, turut menyampaikan bahwa keberadaan shuttle bus tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengunjung, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Menurutnya, pengoperasian shuttle bus telah membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi para pemuda di kawasan Besakih, yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat.

Selain mendukung kenyamanan pemedek, penataan parkir yang terpusat serta pengaturan jalur keluar-masuk kawasan pura yang lebih tertib turut menciptakan suasana yang kondusif selama pelaksanaan karya berlangsung.

Dengan berbagai upaya penataan tersebut, diharapkan pelaksanaan persembahyangan di Pura Besakih dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mencerminkan tata kelola kawasan suci yang semakin baik.


Pegang Peran Penting, Ibu Putri Koster Harap Kader Posyandu Paham Program dan Bekerja dengan Baik

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Transformasi Posyandu sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 membawa pengaruh besar terhadap keberadaan lembaga ini. Dengan bidang tugas yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), 85 persen keberhasilan pembangunan di desa ditentukan oleh kesuksesan pelaksanaan program Posyandu.

Oleh karena itu, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, meminta kader Posyandu meningkatkan pemahaman tentang enam SPM agar mampu bekerja dengan baik. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Wantilan Pura Manik Corong, Desa Sumita, dan Wantilan Balai Kanginan, Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Selasa (7/4/2026).

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa kesuksesan program Posyandu di tingkat desa/kelurahan akan menimbulkan efek domino positif dalam pembangunan.

“Kesuksesan pelaksanaan program Posyandu akan berpengaruh pada 85 persen keberhasilan pembangunan di desa/kelurahan. Hal ini juga akan berdampak pada keberhasilan pembangunan di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi,” katanya.

Menurutnya, Posyandu memegang peran penting karena lembaga ini mengedepankan pola bottom-up, di mana para kader proaktif menjemput bola, mencatat persoalan yang dihadapi warga, lalu memfasilitasi tindak lanjut dari aparat pemerintahan secara berjenjang.

“Kader Posyandu adalah harapan kita. Untuk itu, mereka harus terus belajar dan meningkatkan pemahaman sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, salah satu program yang saat ini sedang digalakkan untuk segera ditangani adalah pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut membutuhkan peran serta seluruh masyarakat sebagai penghasil sampah.

“Sampah-sampah yang kita hasilkan sebaiknya dikelola dari sumbernya, baik dengan memilah, memilih, dan mengumpulkan sesuai jenisnya sebelum diserahkan untuk dibawa dan diolah di TPS3R dan TPST. Dengan begitu, kita sama-sama bertanggung jawab atas apa yang kita hasilkan. Karena sampah, jika tidak dipertanggungjawabkan keberadaannya, akan menjadi sumber yang membahayakan bagi masa depan anak cucu kita nantinya.”

Untuk menyemangati kader di desa/kelurahan, dalam Aksi Sosial “Membina dan Berbagi”, Ibu Putri Koster membagikan bantuan berupa 3.780 kilogram beras, 7.560 butir telur, dan 250 kotak susu. Bantuan tersebut diberikan kepada 126 kader Posyandu Desa Sumita dan Babakan.

Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” juga diisi paparan mengenai transformasi Posyandu oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa lingkup tugas Posyandu tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Posyandu yang dulu dikenal sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM), saat ini bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Perubahan ini menitikberatkan pada pelayanan kesehatan terpadu sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga lansia.

Sejalan dengan program di tingkat Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya meningkatkan kapasitas kader dan menyempurnakan kelembagaan Posyandu di tingkat desa/kelurahan. Ia melaporkan bahwa Gianyar memiliki 4.300 kader Posyandu dan seluruhnya sudah terdaftar.

“Kami juga memiliki aplikasi sistem informasi Posyandu yang memungkinkan akses informasi terintegrasi hingga tingkat kabupaten,” pungkasnya. (tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dindik Kota Tangerang Sahkan Juknis SPMB 2026/2027, Pastikan Pelaksanaan Lebih Optimal
Proyek Perbaikan Jalan Raya Serang -Tangerang di Desa Sentul Jaya Balaraja Sebabkan Kepadatan, Pengendara Diimbau Waspada
Lomba FLS3N Tingkat Kecamatan Sukowono Hadirkan Sastrawan Nasional Sebagai Dewan Juri
DPR-RI Komisi V Desak Percepatan Pembangunan Infrastruktur Strategis Bali
Kunjungi Kantah Kabupaten Humbang Hasundutan, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Akurasi Data Pertanahan
Penyumbang Devisa Terbesar, Komisi V Desak Percepatan Pembangunan Infrastruktur Strategis Bali
Buronan Interpol Dan Bos Mafia Asal Inggris, Akhirnya Di Deportasi Imigrasi Ngurah Rai
Komunitas Orkes “Keroncong Tentrem” Probolinggo Kota Gelar Halal bi Halal 1447H/2026

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 08:45 WIB

Dindik Kota Tangerang Sahkan Juknis SPMB 2026/2027, Pastikan Pelaksanaan Lebih Optimal

Kamis, 9 April 2026 - 07:30 WIB

Proyek Perbaikan Jalan Raya Serang -Tangerang di Desa Sentul Jaya Balaraja Sebabkan Kepadatan, Pengendara Diimbau Waspada

Kamis, 9 April 2026 - 04:33 WIB

Lomba FLS3N Tingkat Kecamatan Sukowono Hadirkan Sastrawan Nasional Sebagai Dewan Juri

Kamis, 9 April 2026 - 02:54 WIB

DPR-RI Komisi V Desak Percepatan Pembangunan Infrastruktur Strategis Bali

Kamis, 9 April 2026 - 02:25 WIB

Kunjungi Kantah Kabupaten Humbang Hasundutan, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Akurasi Data Pertanahan

Berita Terbaru