Garudaxpose.com | Palembang,- Dewan Pimpinan Daerah Pengembang Indonesia (DPD PI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan akad kredit massal dan buka puasa bersama bertempat di ballroom Grand Atyasa Palembang, Rabu (11/3/2026).
Turut hadir dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yakni Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Disperkim Sumsel Ir H Zulkarnain, S.P., M.M, Ketua DPD PI Sumsel Reza Fernadi, S.H, Sekretaris DPD PI Sumsel, Bendahara DPD PI Sumsel, Ketua Forum PKP Provinsi Sumsel, para perbankan yang ada di kota Palembang, dan undangan lainnya.
Dikatakan Ketua DPD PI Sumsel Reza Fernadi, S.H, di mana kita dapat berkumpul ditempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat, bulan suci ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi ini ialah bulan yang penuh berkah dan penuh makna bagi kami, sehingga dapat berkumpul bersama seperti ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di mana ini yang diberi nama dalam semangat, ini kami dari DPD PI Sumsel sangat berterima kasih terhadap sudah dibuat kerjasama dan sinergi terhadap kami.
“Namun ini adalah awal dari komitmen kami untuk mewujudkan program tiga juta rumah sekaligus untuk menekan angka back log yang ada di provinsi Sumsel,” ujarnya.
Kemudian, pada hari ini (kemarin.red) alhamdulillah kami telah mengadakan 100 unit rumah. Dan pada dua program terakhir pada bulan Januari sampai sekarang, alhamdulillah DPD PI Sumsel telah mengadakan kurang lebih 450 unit yang tersebar di Sumsel.
Untuk para Peserta akad kredit massal, saya ucapkan selamat bapak, ibu, dan sekalian sudah resmi memiliki rumah.
“Dan satu pesan dari kami, tolong untuk angsurannya di jaga, jangan sampai menunggak, apalagi rumah subsidi,” ungkapnya.
Menurut Kepala Disperkim Provinsi Sumsel melalui Kabid Perumahan Disperkim Sumsel Ir H Zulkarnain, S.P., M.M, pemprov Sumsel mengucapkan apresiasi dan mendukung terhadap kegiatan hari ini (kemarin.red), karena program akad kredit massal yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, perbankan, pengembang dan masyarakat dengan panduan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (Kemen PKP RI) sebagai linding sektor.
Di mana salah satunya tujuan utama dalam rangka membantu program pemerintah untuk mewujudkan juta rumah. Jadi kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh DPD PI Sumsel.
“Program Presiden RI untuk membangun tiga juta di Indonesia selama kurun waktu satu tahun yang dibagi menjadi 3 bagian, yakni perkotaan satu juta, pedesaan satu juta, dan pesisir satu juta,” katanya.
Dilanjutkannya, program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Dan program ini diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan, mengurangi kawasan kumuh, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jadi progres pembangunan tiga juta rumah ini lebih ditekankan dan di evaluasi yang di rangkaikan kegiatan inflasi. Saat ini pemerintah pusat setiap minggu tentu melaksanakan rapat inflasi se Indonesia Raya.
“Rapat inflasi ini bukan hanya berbicara masalah komoditas pangan, tapi tiga juta rumah ikut di bicarakan. Alhamdulillah untuk di provinsi Sumsel sudah banyak dilakukan oleh beberapa kabupaten/kota,” ucapnya.
Masih dilanjutkannya, selain itu juga untuk pembangunan ini di proyeksikan untuk menciptkan banyak lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan sektor properti dan memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional.
Dengan akses rumah layak dan infrastruktur yang sekarang, program tiga juta berupaya mengurangi ketimpangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia.
“Perumahan juga memiliki peran yang sangat strategis, dalam membentuk watak. Jadi kami sempat meneliti bahwa watak manusia itu juga dipengaruhi dengan strategis rumah yang dihuni,” imbuhnya.










