GarudaXpose.com I Lumajang – Dugaan tindak pidana penganiayaan terjadi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Dusun Gladak Serang, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.
Seorang pemuda berinisial MZE (22), warga Desa Ledoktempuro, Randuagung, mengalami luka bacok di bagian kepala dan pinggang atas akibat serangan sekelompok orang tak dikenal.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Humas Polres Lumajang, Suprapto, saat dikonfirmasi awak media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di wilayah Banyuputih Lor, Randuagung. Korban atas nama MZE, laki-laki, 22 tahun,” ujar Suprapto.
Menurut keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, kejadian bermula saat korban bersama istri dan anaknya hendak berbelanja di Alfamart Banyuputih Lor. Tidak lama kemudian, korban menerima telepon dari adiknya, DFP, yang mengabarkan bahwa suaminya, R, diduga sedang dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal.
“Mendapat informasi tersebut, korban bersama istrinya langsung mendatangi lokasi yang disebutkan, yakni di depan sebuah warung di Dusun Gladak Serang,
Desa Banyuputih Lor,” jelas Suprapto.
Sesampainya di lokasi, korban mendapati bahwa R telah meninggalkan tempat kejadian untuk menyelamatkan diri. Namun, di lokasi tersebut masih terdapat sekelompok orang yang sebelumnya diduga terlibat dalam pengeroyokan.
“Di lokasi terjadi cekcok mulut antara korban dengan kelompok orang tersebut. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi penganiayaan terhadap korban,” tambahnya.
Dalam insiden itu, beberapa terduga pelaku disebut mengeluarkan senjata tajam jenis clurit dan pisau. Korban kemudian mengalami luka bacok di bagian kepala atas dan pinggang atas.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di kepala bagian atas dan pinggang atas. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Randuagung untuk penanganan awal, kemudian dirujuk ke RSUD Haryoto
Lumajang guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” terang Suprapto.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melakukan pendalaman untuk mengungkap para pelaku,” tegasnya.p
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.













