Satu Tahun Kepemimpinan Koster-Giri Ekonomi Bali 2025 Tumbuh 5,82 Persen

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Koster Paparkan Capaian Pembangunan Berbagai Sektor


Terbitkan Puluhan Regulasi Strategis Demi Jaga Bali dan Jalankan Program Tepat Sasaran


Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Pemerintah Provinsi Bali mencatat capaian kinerja ekonomi dan pembangunan makro yang sangat baik sepanjang 2025. Berbagai indikator utama menunjukkan tren positif dan melampaui target nasional, dengan pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 5,82 persen. Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat pidato satu tahun kepemimpinannya di hadapan DPRD Provinsi Bali, Rabu (25/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertumbuhan ekonomi Bali secara kumulatif sebesar 5,82%, meningkat dibanding tahun 2024 sebesar 5,48%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,11%, serta merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 7 tahun terakhir,” ujar Gubernur.

Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 3,42 persen. “Merupakan tingkat kemiskinan terendah secara nasional dan lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 8,25%,” tegasnya.

Tingkat pengangguran juga menurun menjadi 1,45 persen. “Merupakan tingkat pengangguran terendah secara nasional dan lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 4,85%,” lanjutnya.

Dari sisi pemerataan ekonomi, Indeks Gini Rasio Bali tercatat sebesar 0,333. “Artinya pendapatan masyarakat semakin merata dan semakin baik, serta lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 0,363,” jelasnya.

Pendapatan per kapita meningkat menjadi Rp72,66 juta, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 79,37 dan usia harapan hidup sebesar 75,46 tahun. Di sektor kesehatan, prevalensi stunting sebesar 7,2 persen. “Merupakan yang terendah secara nasional dan satu-satunya provinsi yang mencapai angka di bawah 10%,” ungkap Gubernur.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan kinerja pembangunan yang melampaui target. “Pencapaian indikator makro hasil pembangunan Bali 2025 menunjukkan kinerja sangat baik, melampaui target yang direncanakan,” tegasnya.

Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, Gubernur juga memaparkan capaian pembangunan di berbagai sektor prioritas.

Di bidang regulasi, Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan 10 peraturan daerah strategis, 6 peraturan gubernur, serta sejumlah instruksi dan surat edaran yang mendukung perlindungan budaya, lingkungan, dan penguatan ekonomi daerah.

Pada sektor pariwisata, penerimaan dari pungutan wisatawan asing mencapai Rp369 miliar dari 2,46 juta wisatawan yang membayar. Pemerintah juga memperkuat penertiban wisatawan serta menjaga pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat.

Di bidang ekonomi riil, Pemprov Bali mendorong transformasi ekonomi melalui penguatan sektor pertanian organik, UMKM, industri lokal, serta pengembangan ekonomi kreatif dan digital.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur, sejumlah proyek strategis terus berjalan, di antaranya pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani, rencana underpass Jimbaran, serta pengembangan transportasi publik dan kendaraan listrik.

Dalam pengelolaan lingkungan, pemerintah menargetkan penutupan total TPA Suwung pada tahun 2026 serta menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Di bidang energi, Bali juga mendorong percepatan pemanfaatan energi bersih melalui pembangunan pembangkit listrik dan penggunaan PLTS atap.

Selain itu, pembangunan Bali sebagai pulau digital juga terus diperkuat melalui pengembangan infrastruktur teknologi, termasuk Turyapada Tower sebagai pusat konektivitas dan ekonomi baru di Bali Utara.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari implementasi visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” sebagai arah pembangunan jangka panjang.

Menurutnya, tahun pertama kepemimpinan menjadi fondasi penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan Bali ke depan.

Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Bali.(Kar/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN Lumajang Diminta Adaptif dan Profesional Usai Libur Lebaran
Halal Bihalal Bani Ludin 2026, Pesan Sesepuh Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Cipelem Bersiap Memilih: 89 Warga Resmi Terdaftar dalam Pilkades PAW, Tonggak Penting Demokrasi Desa
Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi 26–29 Maret, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone
Intelektual Brebes Guncang Panggung Halal Bi Halal: Profesor dan Dosen Desak Reformasi Kebijakan, Tawarkan Solusi Konkret untuk Masa Depan Daerah
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI
Melalui Anev Kamtibmas, Aparat Perkuat Koordinasi Untuk Jamin Kelancaran Arus Balik Dan Stabilitas Pariwisata Bali
Satgas Dokkes Polres Gianyar Melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Personel Ops Ketupat Agung 2026

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:44 WIB

ASN Lumajang Diminta Adaptif dan Profesional Usai Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:43 WIB

Halal Bihalal Bani Ludin 2026, Pesan Sesepuh Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:03 WIB

Cipelem Bersiap Memilih: 89 Warga Resmi Terdaftar dalam Pilkades PAW, Tonggak Penting Demokrasi Desa

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:37 WIB

Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi 26–29 Maret, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:19 WIB

Intelektual Brebes Guncang Panggung Halal Bi Halal: Profesor dan Dosen Desak Reformasi Kebijakan, Tawarkan Solusi Konkret untuk Masa Depan Daerah

Berita Terbaru

TNI POLRI

Dandim Ary Sutrisno Dampingi Kasrem Bangun Jembatan Garuda

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:25 WIB