Rusak Bertahun-tahun, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Kian Memprihatinkan

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.con | Pandeglang – Kondisi jalan kabupaten yang berada di Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, hingga kini masih dalam kondisi sangat memprihatinkan. Jalan yang menjadi jalur alternatif utama masyarakat tersebut dilaporkan telah rusak bertahun-tahun dan kini dipenuhi lubang-lubang besar yang tergenang air.minggu (18/1/2026).

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lokasi menunjukkan, kerusakan jalan tersebut menyulitkan pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Lubang-lubang besar yang tertutup genangan air membuat pengendara kesulitan memperkirakan kedalaman jalan. Akibatnya, risiko kecelakaan hingga kendaraan mogok pun kerap terjadi.

 

 

Bahkan, beberapa pengendara roda dua dilaporkan mengalami mogok setelah melintasi jalan tersebut karena mesin kendaraan terendam air. Genangan air yang menutupi lubang jalan di beberapa titik diketahui memiliki kedalaman hampir setinggi lutut orang dewasa.

 

 

Salah seorang pengendara roda dua, Amin, mengaku kendaraannya mogok usai melintasi jalan yang berlubang dan tergenang air.

 

 

 

“Lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Pas motor masuk, langsung mati karena mesin terendam,” ujar Amin.

 

 

Warga setempat menyebutkan, kondisi jalan ini sudah lama rusak dan semakin parah saat musim hujan. Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting yang sering digunakan masyarakat, khususnya para petani, untuk mengangkut hasil pertanian.

 

 

Kerusakan jalan ini dinilai berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga. Para petani mengaku kesulitan saat musim panen karena kendaraan pengangkut hasil pertanian sulit melintas, sehingga menghambat distribusi dan menambah biaya operasional.

 

 

 

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang maupun Pemerintah Provinsi Banten segera mengambil tindakan nyata dengan melakukan perbaikan dan pembangunan jalan tersebut. Warga menilai, perbaikan jalan sangat mendesak mengingat fungsinya sebagai jalur alternatif vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

 

 

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jalan ini sangat penting bagi warga, apalagi bagi para petani,” ujar salah seorang warga.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?
Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT, Pemkot Percepat Penyaluran di Bulan Ramadan
Gubernur Jateng Desak Percepatan Perbaikan Jalan Longsor Plompong Cilibur, Prioritaskan Sekolah
LSM LIRA kabupaten Probolinggo Bagikan 1.000 Takjil Kegiatan Rutin Dilaksanakan, Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada masyarakat
TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber 
Satlantas Polres Probolinggo Laksanakan Blue Light Patrol di Jalur Selatan, Situasi Aman Dan Terkendali
Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:06 WIB

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:33 WIB

Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:13 WIB

2.729 Warga Kota Probolinggo Terima BLT DBHCHT, Pemkot Percepat Penyaluran di Bulan Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:08 WIB

Gubernur Jateng Desak Percepatan Perbaikan Jalan Longsor Plompong Cilibur, Prioritaskan Sekolah

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:17 WIB

LSM LIRA kabupaten Probolinggo Bagikan 1.000 Takjil Kegiatan Rutin Dilaksanakan, Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada masyarakat

Berita Terbaru