Ribuan Pamedek Padati Pura Ulun Danu Batur Pada Hari Raya Pagerwesi

- Penulis

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi pada Rabu (Buda Kliwon Sinta), 8 April 2026, Pura Ulun Danu Batur dipadati umat Hindu dari berbagai kabupaten/kota se-Bali yang melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusaba Kedasa. Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan pamedek telah berdatangan sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan. Dengan pengaturan yang baik oleh para pecalang yang dibantu aparat kepolisian, arus lalu lintas di sekitar pura terpantau padat, tetapi tetap lancar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan para pamedek saat ngaturang bhakti, pengaturan juga dilakukan oleh pecalang setempat pada arus masuk dan keluar pura, mulai dari nista mandala, madya mandala, hingga utamaning mandala yang menjadi tempat utama ngaturang bhakti. Berkat pengaturan tersebut, umat dapat melaksanakan persembahyangan dengan khusyuk.

Terkait tingginya antusiasme umat nangkil pada Hari Raya Pagerwesi, Sinoman Pura Ulun Danu Batur, Guru Made Revolusi, membenarkan hal tersebut. Berdasarkan pantauannya, terjadi peningkatan jumlah pamedek yang cukup signifikan pada Rabu (8/4). “Hari ini memang sangat ramai. Jika dibandingkan hari-hari sebelumnya, jumlah pamedek lebih sedikit,” ujarnya.

Guru Made menambahkan, bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi juga dilaksanakan bakti penganyar serangkaian Karya Ngusaba Kedasa oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, dan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, tampak hadir ngaturang bakti penganyar bersama pimpinan perangkat daerah masing-masing. Suasana kian semarak karena selain ngaturang bhakti, umat sedharma juga ngaturang ayah dengan menari rejang, baris, dan topeng.

Guna menjaga kebersihan pura, prawartaka karya terus-menerus mengimbau pamedek agar membersihkan sarana pamuspan usai sembahyang dan menaruhnya pada tempat yang telah disiapkan. “Untuk menjaga agar pura tetap resik sehingga umat nyaman bersembahyang, kami mengimbau pamedek secara mandiri mengambil sisa bunga atau sarana persembahyangan lainnya agar pelataran tetap bersih,” ujar Jro Dalang, salah seorang prawartaka Karya Ngusaba Kedasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026.

Selain itu, panitia juga menyiapkan petugas khusus untuk membersihkan asagan (tempat menaruh banten). Sebagai informasi, puncak upacara Ngusaba Kedasa Pura Ulun Danu Batur dilaksanakan pada 2 April 2026 dan nyejer selama 11 hari. @ (suriasih)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikuti Arahan Gubernur Koster, Rico Raih Juara 2 The TDuB World Championship
KPK RI Beri Penghargaan Bali Terkait Keaktifan Dukung SPI
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Kembali Digelar Serentak
Bali–Timor-Leste Business Forum,  Bahas Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy
Info Denpasar Seputar Normalisasi Tukad Loloan dan Metatah Massal
Bupati Kembang Dorong Solusi Jangka Panjang Kemacetan  Gilimanuk
Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali
Gubernur Koster Sebut Bali Memiliki Kekayaan Adat dan Budaya Unik Perlu Pelestarian

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Ikuti Arahan Gubernur Koster, Rico Raih Juara 2 The TDuB World Championship

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:17 WIB

KPK RI Beri Penghargaan Bali Terkait Keaktifan Dukung SPI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Kembali Digelar Serentak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Bali–Timor-Leste Business Forum,  Bahas Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Info Denpasar Seputar Normalisasi Tukad Loloan dan Metatah Massal

Berita Terbaru