Pemprov Jateng dan Pemkab Brebes Bersinergi Menjaga Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jateng dan Pemkab Brebes Bersinergi Menjaga Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru

BREBES,GarudaXpose.com-Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes menyalurkan subsidi harga pangan di Kecamatan Paguyangan, Senin (15/12/2025).

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga subsidi, antara lain beras medium 5 kg seharga Rp62.500, minyak goreng Rp14.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, telur ayam Rp25.000 per kilogram, serta bawang merah Rp17.500 per setengah kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Subsidi harga pangan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat,” ujar Iskandar Agung, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes. “Kami berharap masyarakat bisa mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli dan menekan laju inflasi daerah.”

Iskandar Agung menambahkan bahwa total pangan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut meliputi beras medium sebanyak 5 ton, minyak goreng 1.000 liter, gula pasir 1.000 kilogram, telur ayam 500 kilogram, dan bawang merah 250 kilogram.

Masyarakat menyambut baik program ini. “Alhamdulillah, terima kasih pak gubernur dan ibu bupati, subsidi sembako ini sangat membantu kami,” kata Mbah Saunah, salah satu warga Paguyangan yang menerima subsidi pangan.

Bupati Brebes, Hj.Paramitha Widya Kusuma, yang di wakili oleh Plt Iskandar Agung, menyatakan bahwa program subsidi harga pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes. “Kami akan terus berupaya untuk memastikan bahwa masyarakat Brebes memiliki akses terhadap bahan pangan yang terjangkau dan berkualitas,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Lutfi, berpesan bahwa program subsidi harga pangan ini akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Jawa Tengah. “Kami akan terus berupaya untuk memastikan bahwa masyarakat Jawa Tengah memiliki akses terhadap bahan pangan yang terjangkau dan berkualitas,” katanya.

Lutfi juga menambahkan bahwa program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. “Kami ingin masyarakat Jawa Tengah dapat hidup lebih sejahtera dan bahagia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Lutfi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program subsidi harga pangan ini dengan sebaik-baiknya. “Manfaatkan program ini untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, dan jangan lupa untuk membeli produk-produk lokal untuk mendukung perekonomian daerah,” katanya.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membeli produk-produk lokal dan mendukung perekonomian daerah.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru